Pembunuhan Ibu dan Anak
SOSOK W Dicurigai Miliki Info Penting Soal Kasus Subang, Pengacara Danu Minta Polisi Lakukan Ini
Dia adalah Wahyu alias saksi W, yang diketahui berstatus sebagai Kepala Sekolah SMK Bina Prestasi Nasional milik Yosef.
TRIBUNCIREBON.COM - Salah satu saksi pembunuhan ibu dan anak di Subang dianggap memiliki informasi penting terkait kasus rajapati tersebut.
Dia adalah Wahyu alias saksi W, yang diketahui berstatus sebagai Kepala Sekolah SMK Bina Prestasi Nasional milik Yosef.
Menurut kuasa hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo, saksi yang dicurigai oleh kubu Yosef dapat dipastikan menyimpan informasi penting.
"Ada informasi saksi bernama wahyu kini dicurigai," ujar Taufan.
Baca juga: Kasus Subang, Kubu Danu Siap Lapor Jokowi dan Kapolri Usai Diserang Kubu Yosef, Ini Kata Pengacara
"Dengan adanya tuduhan-tuduhan yang mengarah ke Danu, dan akhirnya sekarang semua sudah bisa kita counter."
Taufan berharap pihak kepolisian bisa segera mengambil tindakan untuk menjaga saksi bernama Wahyu tersebut.
"Dan ini sebetulnya pesan juga buat kepolisian, bahwa orang yang bernama Wahyu yang sekarang lagi dicurigai, ini harus bisa dijaga oleh polisi dan diamankan," kata Taufan.
Taufan mewanti-wanti jangan sampai ada pihak-pihak yang mengintervensi.
"Saksi yang dicurigai oleh kubunya Pak Rohman, itu saya pastikan dia punya info kesaksian yang sangat bermanfaat sebagai petunjuk polisi untuk mengungkap kasus," ujar Taufan.
Taufan lalu mengungkit bagaimana kliennya memberikan informasi penting soal keberadaan bantuan polisi (banpol) yang menyuruh seorang saksi yakni Danu masuk ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membersihkan bak mandi.
"Saya yakin ada kesaksian Wahyu atau ada yang diketahui Wahyu terkait masalah ini," tegas Taufan.

Kuasa Hukum Sebut Danu Bak Jadi Incaran Polisi
Sejak awal kemunculan Danu ke publik, ia kerap dikaitkan dengan pembunuhan ibu dan anak di Subang lantaran ia nekat mausk ke TKP setelah kejadian.
Tak hanya itu, pengakuan Danu pada tim penyidik saat dimintai keterangan pun kerap berubah-ubah.
Menurut kuasa hukum danu, Achmad Taufan, hal itu yang membuat kliennya seakan menjadi incaran polisi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.