Berita Viral
PENGAKUAN Kepala Sekolah di Kuningan Usai Video Asusila di Toilet Rumah Makan Viral, Ini Katanya
Belangan diketahui, pemeran pria dalam video asusila itu adalah seorang kepala sekolah di Kuningan, Jawa Barat.
TRIBUNCIREBON.COM - Oknum kepala sekolah mengaku jika video asusila yang terekam di sebuah toilet rumah makan di Kuningan, Jawa Barat adalah dirinya.
Oknum kepala sekolah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Baru-baru ini viral video asusila yang diduga terjadi di Kuningan, Jawa Barat.
Video viral itu terekam di sebuah toilet rumah makan.
Belangan diketahui, pemeran pria dalam video asusila itu adalah seorang kepala sekolah.
Baca juga: WOW, Heboh Oknum ASN Kuningan Begituan di Tempat Umum, Videonya Beredar, Begini Reaksi Kadisdikbud
Video yang berdurasi sekitar 20 detik itu menampilkan pasangan yang sedang melakukan tindakan asusila di dalam toilet rumah makan yang terletak di Jalur Kuningan-Cirebon.
Oknum ASN yang ada di video tak senonoh itu ternyata seorang kepala sekolah di Kecamatan Jalaksana, Kuningan.
Video diduga diambil beberapa waktu lalu.
"Untuk video itu, kami sempat lihat tapi lupa lagi ya, yang jelas sempat heboh juga. Terus sosok dalam video katanya kepala sekolah," kata Nana warga Kecamatan Jalaksana, Kamis (30/12/2021).
Ditanya lokasi video tersebut itu di sebuah rumah makan, ia membenarkannya.
"Sempat saya pastikan langsung dan mengunjungi lokasi seperti dalam video itu. Iya terjadi di sebuah toilet," katanya.
Baca juga: Beredar Video Asusila Sesama Jenis di Kuningan, Ketua MUI Setempat Pun Angkat Bicara
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, H Uca Somantri saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan bahwa telah terjadi aksi tidak terpuji yang melibatkan oknum tenaga pendidik.
"Untuk permalasahan itu benar dan kami telah melakukan pemanggilan terhadap bersangkutan untuk dimintai keterangan sebagai bahan pertimbangan hingga menjadi pelaporan kami ke pimpinan lebih atas," kata Uca saat dihubungi kemarin.
Alasan pemanggilan itu dilakukan karena sebelumnya, ada laporan dari pihak lawan jenis oknum kepala sekolah tersebut.
"Ya, dengan aduan dari pihak tertentu, kami sudah konfirmasi ke bersangkutan. Kemudian, dalam pernyataan bersangkutan itu katanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut lagi," katanya.
Terlepas dengan berita acara saat sedang melakukan pemanggilan tadi, kata Uca yang juga mantan Kepala Dinas BKPSDM Kuningan ini mengatakan, untuk ancaman atau menjatuhkan sanksi itu bukan bagiannya.
"Untuk ancaman hukuman itu bukan kami yang tentukan. Kami hanya merangkum pengakuan sesuai BAP dan selanjutnya itu ada berada di wilayah pimpinan," katanya.
(TribunJabar.id/Ahmad Ripai)
(function(){/* Copyright The Closure Library Authors. SPDX-License-Identifier: Apache-2.0 */ 'use strict';/* SPDX-License-Identifier: Apache-2.0 */ const d=function(a,b=null){return b&&b.getAttribute("data-jc")===String(a)?b:document.querySelector(`[${"data-jc"}="${a}"]`)}(103,document.currentScript);if(null==d)throw Error("JSC not found 103");const f={},k=d.attributes;for(let a=k.length-1;0<=a;a--){const b=k[a].name;0===b.indexOf("data-jcp-")&&(f[b.substring(9)]=k[a].value)} (function(a,b,l){var e=window;a&&b&&l&&e.ReportingObserver&&e.fetch&&(new e.ReportingObserver((c,m)=>{var g,h;c=c[0];"HeavyAdIntervention"===(null===(g=null===c||void 0===c?void 0:c.body)||void 0===g?void 0:g.id)&&(c=0<((null===(h=c.body.message)||void 0===h?void 0:h.indexOf("network"))||0)?l:b,e.fetch(`${a}&label=${c}`,{keepalive:!0,method:"get",mode:"no-cors"}),m.disconnect())},{types:["intervention"],buffered:!0})).observe()})(f.base_url,f.cpu_label,f.net_label);}).call(this);