Breaking News:

ASN Kuningan Begituan di Tempat Umum

WOW, Heboh Oknum ASN Kuningan Begituan di Tempat Umum, Videonya Beredar, Begini Reaksi Kadisdikbud

Terlebih dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu menampilkan pasangan yang sedang begituan di dalam toilet milik rumah makan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Dok Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Video heboh yang melibatkan oknum Aparatur Sipi Negeri di Kuningan menjadi bahan perbincangan kalangan masyarakat. Terlebih dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu menampilkan pasangan yang sedang begituan di dalam toilet milik rumah makan yang terletak di Jalur Kuningan - Cirebon.

Oknum ASN yang muncul di video mesum itu diketahui ternyata seorang kepala sekolah di Kecamatan Jalaksana, Kuningan. Peristiwa itu yang terjadi beberapa waktu lalu. "Untuk video itu, kami sempat lihat tapi lupa lagi ya, yang jelas sempat heboh juga Kang. Terus sosok dalam video katanya kepala sekolah," kata Nana, warga Kecamatan Jalaksana saat ditemui tadi, Kamis (30/12/2021).

Ditanya soal lokasi dalam video tersebut itu di sebuah rumah makan. "Sempat saya pastikan langsung dan mengunjungi lokasi seperti dalam video itu. Iya terjadi di sebuah toilet," katanya.

Baca juga: Diancam Video Syurnya Bakal Disebar, Gadis Lampung Jadi Korban Pemerasan Hingga Jutaan Rupiah

Baca juga: Gisel Akhirnya Putus dengan Wijin, Gara-gara Kasus Video Syur 19 Detik Tak Kunjung Selesai?

Hingga berita diturunkan manajamen rumah makan tertentu belum bisa memberikan keterangan. Terlebih dalam pantauan di lokasi tadi, rumah makan tersebut sangat ramai pengunjung untuk menikmati sajian kuliner di sana.

Tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, H Uca Somantri saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan bahwa telah terjadi aksi tidak terpuji yang melibatkan oknum tenaga pendidik.

"Untuk permalasahan itu benar dan kami telah melakukan pemanggilan terhadap bersangkutan. Untuk dimintai keterangan sebagai bahan pertimbangan hingga menjadi pelaporan kami ke pimpinan lebih atas," kata Uca saat dihubungi tadi.

Alasan pemanggilan itu dilakukan karena sebelumnya, ada laporan dari pihak lawan jenis dengan oknum kepala sekolah tersebut.

"Ya, dengan aduan dari pihak tertentu, kami sudah konfirmasi ke bersangkutan. Kemudian, dalam pernyataan bersangkutan itu katanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut lagi," katanya.

Uca yang juga mantan Kepala Dinas BKPSDM Kuningan ini mengatakan, untuk ancaman atau sanksi itu bukan wilayahnya. "Untuk ancaman hukuman itu bukan kami yang tentukan. Kami hanya merangkum pengakuan sesuai BAP dan selanjutnya itu ada berada di wilayah pimpinan," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved