Breaking News:

Objek Wisata Talaga Biru Cicerem Lengkapi Wahana Baru, Begini Penjelasan Pengelola Wisata

Manajemen objek wisata Talaga Biru Cicerem, Kuningan, melengkapi wahana baru untuk memberikan kepuasan bagi pengunjung.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Manajemen objek wisata Talaga Biru Cicerem, Kuningan, melengkapi wahana baru untuk memberikan kepuasan bagi pengunjung. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM ,KUNINGAN - Manajemen objek wisata Talaga Biru Cicerem, Kuningan, melengkapi wahana baru untuk memberikan kepuasan bagi pengunjung.

"Untuk perubahan dan menjadi daya tarik wisata di Talaga Biru Cicerem. Akhir - akhir ini, kami menyediakan banyak fasilitas yang bisa dinikmati para pelancong saat menghabiskan waktu berwisata di sini," ujar Iim Ibrahim yang juga Direktur Utama BUMDes Wisata Talaga Biru Cicerem di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat saat ditemui di lokasi setempat, Rabu (29/12/2021).

Wahana baru untuk memanjakan pengunjung itu, kata Iim, baru dilakukan pengembangan jumlah gazebo sebagai tempat singgah untuk pengunjung. "Untuk yang baru sih, paling kita sudah bangun dan perbanyak gazebo untuk para pengunjung saat di sini," katanya.

Baca juga: KECELAKAAN Maut di Semarang, Motor Supra Hitam Tabrak Kendaraan Tak Dikenal, Pengendara Motor Tewas

Baca juga: Hana Hanifah Terang-terangan Kepincut dengan Bodi Pemain Asing Persija Jakarta, Ini Sosoknya

Nama - nama gazebo yang tersedia di lingkungan wisata tersebut, Iim menyebut bahwa untuk penamaan tidak lain dari sosok orang tua terdahulu.

"Seperti di gazebo dengan ukuran cukup besar. Kita beri nama Ki Dama, dimana nama sosok pribumi itu merupakan tokoh masyarakat terdahulu sebelum ramainya lingkungan wisata ini terjadi," katanya.

Menghadapi pergantian tahun, kata Iim mengklaim bahwa manajemen telah sepakat untuk mengikat peraturan pemerintah dalam pembatasan jumlah pengunjung.

"Pembatasan jumlah pengunjung itu maksimal 75 persen dari luas lokasi wisata di sini. Kemudian selain itu, kami tidak menggelar acara besar yang melibatkan pengunjung. Melainkan hanya melakukan syukuran bareng pengelolaan dan warga desa saja," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved