Breaking News:

Embung Jangkar, Objek Wisata Baru di Indramayu Ini Punya Sejarah Unik Tempat Karamnya Perahu Raksasa

penamaan tempat wisata baru ini tidak dengan sebutan embung sindang atau semacamnya yang berkaitan dengan desa, diketahui karena sejarah panjang

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Lokasi objek wisata Embung Jangkar di Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Embung Jangkar di Desa Sindang , Kecamatan Sindang mulai menjelma menjadi lokasi wisata baru di Kabupaten Indramayu.

Namun siapa yang mengira, lokasi tersebut dahulunya adalah sebuah areal pesawahan yang sering dilanda banjir hingga membuat tanaman padi para petani gagal puso.

Kondisi tersebut, oleh masyarakat setempat disebut dengan istilah kumplung.

Kepala Desa Sindang, Carnita sebagai upaya solusi, oleh pemerintah desa lokasi tersebut, kemudian disulap menjadi embung baru.

Lokasinya persis dibangun di samping sebuah embung kuno yang masih berada di wilayah setempat.

"Ini sebenarnya embung itu ada dua, sama di sebelah sana ada lagi luasnya 3,5 hektare, kalau yang didepan ini embung baru, luasnya 2,5 hektare," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (19/12/2021).

Carnita mengatakan, penamaan tempat wisata baru ini tidak dengan sebutan embung sindang atau semacamnya yang berkaitan dengan desa, diketahui karena sejarah panjang yang ada di Desa Sindang.

Baca juga: Hadirnya Embung Jangkar, Desa Sindang Menjelma Jadi Tempat Wisata Baru di Indramayu yang Digandrungi

Lokasi objek wisata Embung Jangkar di Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/12/2021).
Lokasi objek wisata Embung Jangkar di Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/12/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Konon, leluhur Desa Sindang sudah sejak zaman dahulu menyebutnya dengan nama Embung Jangkar.

Lanjut Carnita, dari cerita yang beredar di masyarakat, pada zaman dahulu, di lokasi embung tersebut konon ditemukan sebuah perahu besar lengkap dengan jangkarnya.

Perahu itu karam di Desa Sindang, panjangnya sampai ke Desa Terusan yang merupakan tetangga desa.

Sedangkan jangkar dari perahu raksasa itu, ditemukan di lokasi embung kuno seluas 3,5 hektare tersebut.

"Dahulunya apakah di sini laut atau sungai, saya juga gak tahu, tapi konon di sini katanya ditemukan perahu, dan jangkar dari perahu itu ditemukan di embung tersebut," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved