PPKM Level 3 Batal, Pengetatan di Jabar Tetap Diberlakukan untuk Cegah Penularan Covid-19
Ridwan Kamil tetap mengimbau masyarakat Jabar agar tetap waspada, sesuai dengan zona risiko penularan Covid-19 di daerahnya.
Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Hal tersebut untuk meminimalisasi kerumunan di satu tempat dan mencegah penularan Covid-19.
“Kegiatan penyekatan atau check point tetap kita laksanakan untuk membatasi kerumunan di suatu tempat atau suatu jalur,” kata Suntana.
Suntana menyebut penyekatan akan berlaku di gerbang Tol Cileunyi dan Tol Cikampek serta ruas jalanan protokol lainnya. Rencananya ada enam titik lokasi yang akan diberlakukan pembatasan.
“Seperti biasa kita akan melakukan penyekatan di wilayah Tol Cileunyi, dan Cikampek dan berbagai ruas jalan lain, ada lima sampai enam tempat yang akan disekat dengan tujuan membatasi mobilitas masyarakat. Kita harus pastikan masuk ke Jabar ini sudah harus vaksinasi dan standar prokes,” ungkapnya.
Walaupun PPKM Level 3 dibatalkan, Kapolda Jabar tetap mengimbau masyarakat Jabar agar tidak keluar rumah selama malam pergantian tahun. Terkait kegiatan konvoi pun, dia menekankan bahwa tidak akan diberi izin.
“Sesuai yang disampaikan Pak Gubernur masyarakat agar tidak pergi ke luar rumah dan nikmati Nataru dengan berkumpul bersama keluarga dirumah masing-masing, konvoi tidak boleh, konvoi perayaan tahun baru di tempat publik kita tidak akan berikan izin,” katanya.