Breaking News:

Dengar Jeritan Minta Tolong, Oman Selamatkan Korban Begal di Kuningan, Pukul Pelaku Pakai Bambu

Korban selamat dari serangan begal sempat pingsan setelah mendapat pertolongan warga.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Istimewa
Ilustrasi aniaya 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Korban selamat dari serangan begal sempat pingsan setelah mendapat pertolongan warga.

"Iya saat mendengar jeritan minta tolong, korban terluka di bagian punggung akibat serangan bekal yang menggunakan Celurit dan Sangkur," ungkap Oman (42) warga Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kuningan, Selasa (7/12/2021).

Oman mengatakan, upaya menolong korban serangan begal itu, muncul sesuai melaksanakan solat Subuh di Musola yang tak jauh dari lokasi aksi begal di Gardu setempat.

"Iya pas usai solat subuh mau berdoa, saya dengar orang minta tolong sembari berteriak maling, maling, gitu," kata Oman.

Baca juga: Gara-gara Ular Pria Ini Tak Sengaja Bakar Rumahnya Sendiri Hingga Hangus, Rugi Rp 14 Miliar

Tidak menunggu lama dari mendengar suara korban, Oman mengaku langsung bergegas dan mengambil potongan bambu di lokasi sekitar, untuk melawan begal tersebut.

"Saya tarik korban dan pukul begal dengan potongan bambu hingga begal bertiga itu kabur," katanya.

Bersamaan tadi, kata Oman melihat korban terkulai dan alami pingsan.

Kemudian tidak lama berselang, sejumlah warga lain dan saudara korban langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Sidawangi yang berada di Daerah Sumber, Kabupaten Cirebon.

"Sewaktu mengantarkan korban ke rumah sakit, saya tidak ikut. Namun korban terlihat lemas mungkin pingsan juga," katanya.

Baca juga: Pegawai Karaoke Diculik, Keluarga Sudah Transfer Uang Tebusan Tapi Korban Tak Juga Dipulangkan

Devit Darmawan, warga Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, tergolek di tempat tidur setelah mendapat perawatan dan jahitan di beberapa bagian tubuh. Ia menjad korban begal yang berhasil membawa kabur motor NMax miliknya, Senin (6/12/2021) pagi sekitar 04.30 WIB.
Devit Darmawan, warga Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, tergolek di tempat tidur setelah mendapat perawatan dan jahitan di beberapa bagian tubuh. Ia menjad korban begal yang berhasil membawa kabur motor NMax miliknya, Senin (6/12/2021) pagi sekitar 04.30 WIB. (Tangkapan layar video)

Devit Darmawan, warga Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, yang selamat dari korban begal sewaktu pagi sekitar 04.30 WIB, kini terkulai di kamar rumahnya di desa setempat.

"Iya sehabis mendapat perawatan medis, anak saya terluka akibat kena rusuk sangkar dan bacokan celurit oleh pelaku begal tadi pagi. Ada 87 titik jahitan di bagian punggung dan leher belakang," kata Sri Koncara yang juga Ibu kandung korban saat ditemui dirumahnya, Senin (6/12/2021).

Sebenernya, kata Sri mengulas cerita anaknya yang menjadi korban begal mengungkap, unit motor NMax yang dikendarai anaknya itu hendak diberikan begitu saja. Namun, saat anaknya mengalami kekerasan hingga terluka akibat serangan senjata tajam.

"Anak saya melawan si begal itu. Ya sempat duel satu lawan satu sama anak saya, namun dua temannya lagi nyusul dan menyerang anak saya hingga anak saya teriak minta tolong, tolong." ujarnya.

Tidak lama dari jeritan korban minta tolong, kata Sri menceritakan bahwa kejadian tidak jauh dari Musola di Gardu Sari Desa Silebu tadi. Beberapa jemaah usai solat subuh tadi datang membantun korban hingga begal lari menjauh.

"Ya waktu minta tolong, ada Mang Oman datang membantu anak saya hingga tiga orang begal dalam satu motor itu kabur, dan meninggalkan celurit dan sangkur yang digunakan begal tadi," katanya.

Merunut hingga terjadi Devit menjadi korban percobaan begal, kata Sri mengaku bahwa korban itu sudah dari Rumah Sakit Linggajati untuk mengambil hasil USG (Ultrasonografi) akibat istrinya usai diperiksa beberapa waktu lalu.

"Jadi begini, anak saya itu mau ngambil hasil USG istrinya di Rumah Sakit Linggajati. Namun, masuk pom bensin untuk isi bensin. Anak saya ketemu sama begal itu dan begal itu bilang jangan ngebut atuh bawa motor tuh, eh tahunya si begal sudah ada di lokasi kejadian," katanya.

Diberitakan, muncul kabar terjadi pembegalan di wilayah hukum Polsek Pancalang, Kuningan, Jawa Barat. Mendapat tanggapan dari Kapolsek Pancalang, Iptu Ahmad Mukhsin saat ditemui di ruang kerjanya Polsek setempat.

"Terkait kejadian hingga ada korban luka akibat bacokan, itu korban berhasil dari tindakan orang tak dikenal dengan percobaan perampasan dengan kekerasan," kata Mukhsin saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Mukhsin menyebut untuk korban akibat percobaan perampasan dengan kekerasan itu adalah warga Desa Silebu, Kecamatan Pancalang.

"Nama korban Devit Dermawan dan kini sudah mendapat perawatan medis, juga sudah ada dirumahnya," katanya.

Mengenai waktu kejadian, kata Kapolsek Mukhsin mengungkapkan bahwa itu berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB.

Kemudian berdasarkan keterangan terkumpul itu korban sebelumnya telah di buntuti dari pom bensin Caracas dan terjadi aksi hingga korban mendapat bacokan itu saat berada di Gardu Sari Desa Silebu, Kecamatan Pancalang.

"Ya korban sebelumnya di buntuti pelaku dan saat di lokasi kejadian, korban kena bacokan  sebanyak 8 kali bacokan hingga mengalami luka serius. Nah, saat kejadian ada warga lain bantu korban hingga pelaku kabur," katanya.

Mukhsin mengungkapkan tindakan percobaan perampasan dengan kekerasan itu, korban di diketahui mengendari kendaraan motor NMax dengan nomor polisi E 2474 YAZ. "

Ya untuk motor sudah kami antar ke rumah lagi. Dan ada beberapa buah pakaian yang kami jadikan barang bukti," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved