Konsultan Proyek di Kuningan dari PT Prima Ragam Unggul Nekat Akhiri Hidup, Begini Kata Petugas
Konsultan proyek pengerjaan daerah irigasi di Kuningan dari PT Prima Ragam Unggul yang diketahui bernama Ari Permana (24), nekat mengakhiri hidup
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Konsultan proyek pengerjaan daerah irigasi di Kuningan dari PT Prima Ragam Unggul yang diketahui bernama Ari Permana (24), nekat mengakhiri hidup, Sabtu (4/12/2021) pagi.
Korban yang beralamat Kampung Pelangi RT 002 RW 014 Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung itu diketahu mengakhiri hidupnya itu seekitar pukul 10.00 WIB.
"Iya, saya tahu bahwa Ari meninggal dengan posisi menggantung itu sekitar jam 10.00 pagi, itu juga awalnya diketahui oleh teman saya yang sekarang masih di Polres Kuningan," ungkap Raka (18) yang juga teman korban dari perusahaan yang sama saat ditemui di RSUD 45 Kuningan, Sabtu (4/12/2021).
Baca juga: Warga Subang Geger, Temukan Seorang Pria dengan Luka di Leher, Diduga Percobaan Mengakhiri Hidup
Baca juga: Ada Warga di Kuningan Nekat Mengakhiri Hidup, Kapolsek Lebakwangi Jelaskan Begini
Raka mengetahui kejadian itu akibat ada jeritan temannya saat melihat korban menggelantung di rumah kontrakan yang terletak di Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan Jawa Barat.
"Jadi begini, saat itu saya sedang tidur dan langsung bangun setelah ada teman saya menjerit bersama melihat korban tersebut. Dari situ, saya panik langsung menurunkan korban menggelantung tadi," kata Raka seraya menambahkan bahwa korban merupakan konsultan di proyek pembangunan daerah irigasi Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat di wilayah Kuningan.
Teramati di kamar jenazah RSUD 45 Kuningan, korban sudah kaku dan diduga kejadian itu lebih dari tiga jam sebelum ditemukan.
"Iya korban sudah pada kaku, tadi pas mau saya ikat sesuai aturan pemulasara juga cukup susah. Kemudian di bagian leher korban terlihat luka goresan bekas sesuatu yang dilakukan korban saat nekat mungkin," kata Wawan, petugas pemulasara RSUD 45 Kuningan.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah saat dihubungi ponselnya membenarkan bahwa ada aksi nekat warga mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar.
"Lokasi kejadian, di Perumahan Griya nirwana C.16 Dusun 3 RT 21 RW 03 Desa Timbang dan korban ditemukan jam 10.00 Wib," katanya.
Atas temuan warga nekat tadi, kata AKP Muhammad Hafid Firmansyah menyebut berdasar hasil pemeriksaantim medis dan tim oleh TKP Polres. "Korban atau mayat tersebut tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan dan pada alat kemaluan korba juga mengeluarkan air," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/konsultan-proyek-akhiri-hidup.jpg)