Breaking News:

UMK Indramayu 2022

Pemerintah Resmi Tetapkan UMK Indramayu 2022, Hanya Naik 0,78 Persen Jadi Rp 2.391.567,15

dari 2 usulan rekomendasi yang diserahkan ke Provinsi Jawa Barat, besaran UMK Indramayu yang disetujui adalah kenaikan 0,78 persen.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Aksi unjuk rasa yang dilakukan para buruh di depan kantor Disnaker Indramayu, Senin (22/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Indramayu tahun 2022 resmi ditetapkan pemerintah.

Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/ Kep.732-Kesra/ 2021 Tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Barat Tahun 2022. 

Dalam keputusan itu, UMK Indramayu 2022 ditetapkan sebesar Rp 2.391.567,15.

UMK itu hanya naik sebesar 0,78 persen atau 18.493,69 saja dari UMK tahun ini Rp 2.373.073,46.

Baca juga: INI Daftar Lengkap Besaran UMK 2022 di 27 Kota/Kabupaten di Jabar, UMK Kota Bekasi Tertinggi

Baca juga: Daftar UMK 2022 di Wilayah Ciayumajakuning, Ditetapkan Ridwan Kamil, Indramayu Paling Tinggi

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih mengatakan, dari 2 usulan rekomendasi yang diserahkan ke Provinsi Jawa Barat, besaran UMK yang disetujui adalah kenaikan 0,78 persen.

Besaran tersebut menggunakan perhitungan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

Sedangkan usulan kenaikan UMK Indramayu 2022 sebesar 5,31 persen berdasarkan tuntutan para buruh ditolak Gubernur Jawa Barat.

"Semalam sudah ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di ruangannya, Rabu (1/12/2021).

Sri Wulaningsih mengatakan, kedua rekomendasi yang diberikan pemerintah Kabupaten Indramayu dikaji oleh tim verifikasi di Provinsi Jawa Barat, khususnya dari sisi hukum.

Dari kedua rekomendasi itu, kata dia, yang sesuai peraturan yang berlaku, yakni rekomendasi kenaikan 0,78 persen.

Dalam hal ini, dijelaskan Sri Wulaningsih, UMK Indramayu 2022 sebesar Rp 2.391.567,15, hanya berlaku untuk buruh atau pekerja dibawah 1 tahun.

Sedangkan bagi pekerja di atas 1 tahun atau lebih, kata dia, penghitungan upahnya melalui penghitungan Struktur dan Skala Upah (SUSU).

"Nantinya bisa dikomunikasikan secara bipartit antara perusahaan dengan serikat pekerjanya, kita nantinya memediasi," ujar dia.

Dalam hal ini, Sri Wulaningsih berharap, kepada para buruh bisa menerima keputusan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut.
 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved