Breaking News:

Lima Anggota Dewan Masuk Data Penerima Bansos, Ini Respons Ketua DPRD Kabupaten Cirebon

Lima anggota DPRD Kabupaten Cirebon masuk data penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon H. Mohammad Luthfi, S.T., M.Si. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Lima anggota DPRD Kabupaten Cirebon masuk data penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Mereka bersama ribuan ASN TNI, Polri, kuwu, pegawai BUMN dan BUMD di Kabupaten Cirebon tercatat di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M Luthfi, mengatakan, baru mendengar kabar tersebut beberapa hari lalu dan belum mengonfirmasi ke Dinsos Kabupaten Cirebon.

"Kami tetap akan menindaklanjuti hal ini dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenarannya seperti apa," ujar M Luthfi kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Ribuan ASN hingga Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Masuk Penerima Bansos, Baru Ditemukan Saat Evaluasi

Ia mengatakan, legislatif juga bakal membahasnya dengan pihak berwenang tentang penyusunan DTKS sehingga data ASN hingga anggota DPRD pun terinput.

Pihaknya juga akan mendalami nama-nama anggota DPRD Kabupaten Cirebon dalam DTKS tersebut dan mencocokkan NIK-nya.

Pasalnya, tidak menutup kemungkinan terdapat penerima bansos yang kebetulan mempunyai kesamaan nama seperti para anggota dewan.

"Kami akan mempelajari penyusunan DTKS ini, dan memverifikasi datanya dengan Dinsos Kabupaten Cirebon," kata M Luthfi.

Saat ini, menurut dia, munculnya ribuan ASN dalam DTKS menjadi koreksi besar bagi DPRD dan Pemkab Cirebon untuk memprioritaskan perbaikan datanya.

Luthfi juga tidak menampik minimnya anggaran untuk verifikasi dan validasi (verval) DTKS yang menjadi merupakan patokan pemerintah mendistribusikan berbagai bansos.

Namun, pada 2022 DPRD Kabupaten Cirebon telah memprioritaskannya sehingga verval akan dilakukan empat kali dalam setahun.

"Kami penuhi kebutuhannya karena meinginkan kualitas verval sesuai situasi di lapangan, dan diharapkan teman-teman Puskesos juga lebih teliti dalam memverifikasi DTKS," ujar M Luthfi.

Baca juga: Ribuan ASN Terdata sebagai Penerima Bansos, Begini Pengakuan Kadinsos Kabupaten Cirebon

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved