Breaking News:

Reuni PA 212

Khawatir Dihadiri Jutaan Jemaah, Wagub DKI Mohon Panitia Reuni PA 212 di Jakarta Dipertimbangkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta pihak PA 212 untuk mempertimbangkan situasi Jakarta yang masih dalam situasi pandemi Covid-19 terkait rencana reuni

Editor: Mumu Mujahidin
Tangkapan layar televisi Kompas TV
Situasi terkini demo PA 212 di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Kabar Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana melaksanakan kegiatan reuni akbar di Jakarta.

Acara reuni PA 212 ini diprediksi akan dihadiri oleh jutaan jemaah sehingga memunculkan kekhawatiran pemerintah setempat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pihak PA 212 untuk mempertimbangkan situasi Jakarta saat ini yang masih dalam situasi pandemi Covid-19 terkait rencana kegiatan reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Mohon semua panitia pertimbangkan, kita masih pandemi sekalipun sekarang di level 1. Mohon dipertimbangkan, dan mohon semua sesuai ketentuan dan aturan yang ada," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/11/2021) malam.

Sebelumnya, pada Selasa (23/11/2021) malam,  Ahmad Riza Patria meminta panitia Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk bersikap bijak terkait rencana menggelar reuni akbar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menjawab awak media di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam. (Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti)

Menurut pria yang akrab disapa Ariza ini, rekan-rekannya di PA 212 harus bisa menahan keinginan tersebut, mengingat pandemi virus corona belum selesai.

Seperti diketahui, alumni PA 212 akan menggelar reuni akbar pada Kamis 2 Desember 2021.

Baca juga: Reuni 212 Tetap Bakal Digelar Awal Desember Ini, Soal Tempatnya? Begini Kata Novel Bamukmin

Ariza khawatir reuni tersebut bisa menimbulkan klaster Covid-19 baru karena bakal didatangi oleh sekelompok massa yang sangat banyak.

“Mohon diperhatikan dan dipertimbangkan, apalagi kegiatan tersebut melibatkan jumlah massa yang sangat besar, sangat banyak sehingga dikhawatirkan terjadi interaksi kerumunan menimbulkan penyebaran Covid-19 padahal kita di Jakarta sudah memasuki (PP) level satu,” kata Ariza di Balai Kota DKI pada Selasa (23/11/2021) malam.

Semalam, Jumat (26/11/2021), Ariza kembali meminta PA 212 mempertimbangkan lagi rencana reuni 212 tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved