Breaking News:

Kasus Subang Ditangani Polda Jabar, Praktisi Hukum: Kepercayaan Warga ke Polres Subang Berkurang

Kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sudah memasuki babak baru.

TribunJabar.id/Dwiki Maulana Velayati
Warga Dusun 2 Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan dua orang mayat jenis kelamin perempuan dalam kondisi bersimbah darah di bagasi mobil, Rabu (18/8/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sudah memasuki babak baru.

Babak baru tersebut yaitu kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang kini ditangani oleh Polda Jabar yang pada sebelumnya masih ditangani oleh Polres Subang.

Banyak yang menanggapi kasus yang selama tiga bulan lebih sudah dilakukan Polres Subang namun, saat ini sudah ditangani Polda Jabar.

Salah satunya yakni Dede Sunarya tokoh masyarakat di Subang sekaligus praktisi hukum.

"Secara tidak langsung kepercayaan masyarakat kepada Polres Subang ada sedikit kekecewaan, karena dengan proses yang berlarut-larut dan mempertanyakan kepada koktan ini bisa dilimpahkan ke Polda kan begitu," ucap Dede saat ditemui dikantornya, Rabu (23/11/2021).

Menurut Dede, dengan dilimpahkannya proses penyidikan yang saat ini ditangani langsung oleh Polda Jabar kepercayaan dari masyarakat tentunya berkurang.

Kendati demikian, ia tentunya sangat mengapresiasi dengan selama kasus yang sebelumnya ditangani Polres Subang.

Pasalnya, kasus dari pembunuhan ibu dan anak tersebut terlalu kompleks dan polisi sangat berhati-hati dalam menetapkan tersangka.

"Ya tentunya saya pribadi sangat mengapresiasi dari kinerja Polres Subang selama menangani kasus pembunuhan di Jalancagak ya, mereka pasti sudah bekerja sangat keras tidak mengenal waktu," katanya.

Dapat diketahui, dengan dilimpahkannya kasus kematian Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) kepada Polda Jabar sangat membuat polemik dimasyarakat.

Sementara itu, sudah hampir memasuki hari ke-100 kasus tersebut namun pihak kepolisian masih juga belum mengungkapnya.

Sejauh ini, sudah 55 saksi yang sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian demi mengungkap fakta dari kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved