Breaking News:

Valencya Ditelepon Orang Misterius di Hari Jumat, Begini Penjelasan Istri yang Marahi Suami Mabuk

Pengakuan mengejutkan diungkapkan Valencya (45), perempuan yang dituntut satu tahun penjara gara-gara marahi suami yang pulang dalam keadaan mabuk.

Editor: dedy herdiana
TribunJabar.id/Cikwan Suwandi
Valencya, ibu dua anak di Karawang, yang dituntut Jaksa Penuntut Umum dengan satu tahun penjara gara-gara memarahi suaminya yang pemabuk. 

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Pengakuan mengejutkan diungkapkan Valencya (45), perempuan yang dituntut satu tahun penjara gara-gara marahi suami yang pulang dalam keadaan mabuk.

Valen, begitu Valencya biasa disapa, mengaku diintimidasi dengan cara ditelepon oleh orang misterius.

Orang misterius itu minta Valencya agar tak lagi bicara kepada media massa terkait kasus yang menimpanya tersebut.

Jika tidak, kata Valencya, ada kelompok pengusaha yang akan bersatu untuk melawannya.

Kepada Tribun, Minggu (21/11), Valen mengaku intimidasi itu ia terima melalui telepon, Jumat (19/11/20221).

Valencya (45), ibu dua anak ini malah dituntut satu tahun penjara gara-gara memarahi suami yang pulang ke rumah dalam kondisi mabuk.
Valencya (45), ibu dua anak ini malah dituntut satu tahun penjara gara-gara memarahi suami yang pulang ke rumah dalam kondisi mabuk. (Tribunjabar.id/Cikwan Suwandi)

Baca juga: Valencya Ngaku Dapat Intimidasi Jika Terus Berbicara ke Media: Saya Pasrahkan Kepada Vonis Hakim

Valen tak tahu siapa yang menelepon.

Ia juga mengatakan, ini bukan intimidasi pertama yang ia dapatkan.

"Bukan kali ini saja. Sudah beberapa kali," ujarnya.

Valen mengaku, ia sudah pasrah dengan apa pun yang akan terjadi kepadanya.

Terlebih, kasusnya sudah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas II A Karawang.

"Biar saja. Saya pasrahkan kepada vonis hakim," katanya.

Baca juga: Kang Yana Ngeprank Orang Se-Indonesia, Mbah Mijan Jadi Kena Getahnya Juga Tuh, Mijan Diejek Netizen

Valencya dibawa ke meja hijau lantaran dilaporkan suaminya, Chan Yu Ching, atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis.

Polisi kemudian menetapkan Valencya sebagai tersangka.

Di pengadilan, jaksa menuntutnya dengan hukuman satu tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved