Yana Jadi Tersangka
Ternyata Yana Pelaku Prank Cadas Pangeran Sempat Ingin Akhiri Hidup, tapi Ingat Anak dan Istri
Yana sempat berencana menjatuhkan dirinya ke Cadas Pangeran, tapi urung dilakukan karena dia teringat dengan anaknya.
TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Yana Supriatna, tersangka penyebaran berita bohong prank Cadas Pangeran sempat ingin bunuh diri. Namun, rencana itu dibatalkan karena tiba-tiba dia teringat anak dan istrinya.
"Sehingga saya awalnya berniat menghilang. Namun, saya masih teringat dengan anak dan istri saya, sehingga saya juga berniat menghilang seolah-olah saya sebagai korban," kata Yana di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Senin (22/11/2021).
Seperti diketahui, Yana yang mengalami tekanan di pekerjaan, berpura-pura menghilang karena menjadi korban kejahatan di Cadas Pangeran, Sumedang.
Baca juga: Yana Cadas Pangeran Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Kebohongan, Ini Motifnya Menurut Polisi Sumedang
Baca juga: Kang Yana Ngeprank Orang Se-Indonesia, Mbah Mijan Jadi Kena Getahnya Juga Tuh, Mijan Diejek Netizen
Pada Selasa (16/11/2021), Yana mengirimkan pesan suara ke istrinya saat berada di masjid yang berada di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Dalam pesan itu, dia mengatakan kepada istrinya bahwa ada orang yang meminta tumpangan. Setelah mengirim pesan suara tersebut, Yana melanjutkan perjalanan menuju kawasan Cadas Pangeran.
Di sana dia memarkirkan sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi Z 2333 AB miliknya, kemudian sempat turun ke bawah jembatan.
Yana sempat berencana menjatuhkan dirinya ke Cadas Pangeran, tapi urung dilakukan karena dia teringat dengan anaknya.
Dari sana, Yana kembali mengirimkan pesan seolah orang yang ikut menumpang berlaku jahat dan dia didorong oleh orang yang meminta tumpangan ini ke jurang Cadas Pangeran.
Setelah dari jurang Cadas Pangeran, Yana sempat berjalan kaki menuju arah Sumedang kota. Di salah satu masjid di Kecamatan Sumedang Selatan, Yana kembali beristirahat sambil menunggu bus tujuan Jakarta.
Namun, karena bus tujuan Jakarta yang dinanti tak kunjung datang, Yana berubah pikiran dan naik angkutan menuju Cirebon.
Yana akhirnya turun di Majalengka karena angkutan yang ditumpanginya tidak sampai ke Cirebon. Setelah beristirahat, Yana melanjutkan perjalanan menuju Cirebon menggunakan angkutan umum dan beristirahat di Terminal Cirebon.
Keesokan paginya, Yana kembali ke Majalengka dan beristirahat di salah satu masjid di wilayah Majalengka.
Ditemukan pihak kepolisian
Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Polisi Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, perjalanan Yana dari Majalengka ke Cirebon hingga kembali ke Majalengka diketahui melalui pelacakan sinyal telepon milik Yana.
Dari satu tempat ke tempat lain, sinyal ponsel pegawai salah satu kantor notaris di Jatinangor, Jabar, itu timbul tenggelam karena ponsel sering dinonaktifkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ditetapkan-tersangka-kebohongan-hilang-di-cadas-pangeran-yana-menangis-dan-minta-maaf.jpg)