Breaking News:

INI Tampang Abdul Latif, Suami yang Menyiram Istri Siri dengan Air Keras Hingga Meninggal di Cianjur

Ini tampang Abdul Latif ( AL ), suami yang menyiram istri sirinya dengan air keras di Cianjur hingga meninggal dunia. 

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan Layar YouTube/Kompas TV
Ini tampang Abdul Latif ( AL ), suami yang menyiram istri sirinya dengan air keras di Cianjur hingga meninggal dunia.  

Baru melangkah ke ruang tamu, Endang mendengar tetangganya ada yang mengetuk pintu dan menghampir rumahnya.

Dengan nada panik, warga itu mengabarkan bahwa Sarah disiksa suaminya.

"Saya bergegas menghampiri rumah Sarah, di sana Sarah sudah berada di teras dengan kondisi yang mengenaskan," ujar Endang Sulaeman.

Tiba di teras rumah, Endang mendengar suara parau Sarah yang makin melemah.

Kepada Endang, Sarah berujar bahwa ia telah dianiaya oleh suaminya.

"Saat itu saya mendengar Sarah menjelaskan bahwa ia baru saja dianiaya suaminya, kepalanya dibenturkan, mulutnya dilakban dan tangannya diikat," kata Endang Sulaeman.

Melihat kondisi Sarah mengenaskan, Endang kembali terkejut saat tetangganya itu mengucapkan sesuatu.

Sambil merintih, Sarah ingin Ketua RW-nya itu mengambilkan handphone-nya yang berada di ruang tamu.

Mengingat kejadian itu, Endang baru menyadari bahwa ucapan tersebut adalah permintaan terakhir Sarah kepadanya.

Masuk ke rumah Sarah bersama Ketua RT, Endang tak menemukan handphone yang diminta Sarah sebelumnya.

Endang hanya melihat suasana ruang tamu sudah acak-acakan.

Endang kemudian keluar lagi dan menjelaskan kepada Sarah bahwa handphonenya tak berhasil ia temukan.

Saat itu, Endang mendengar Sarah mengerang kesakitan seraya menahan panas.

"Pertama datang pun saya langsung menutup tubuhnya dengan kain karena ia seperti kedinginan, setelah mendapat keterangan ia disiram air keras saya langsung berinisiatif mendatangi polisi dan menelepon ambulans desa," kata Endang Sulaeman.

Setengah berlari, Ketua RW mengambil motor dan tancap gas menuju kantor Polsek Cianjur.

15 menit kemudian, ambulans datang dan membawa Sarah ke rumah sakit.

"Datang kembali ke rumah setelah dari Polsek, saya melihat wajah Sarah sudah makin membengkak," imbuh Endang Sulaeman.

Namun sayang, kondisi korban yang menderita luka bakar parah, meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSHS Bandung.

Baca juga: WNA Kabur Usai Siram Istri dengan Air Keras di Cianjur, Tuding Sang Istri Selingkuh, Ini Kata Polisi

Dijanjikan Hidup Bahagia

Ayah tiri dan ibu kandung Sarah, Saman (60) dan Erawati (48), mengakui Sarah merupakan putri dari Erawati bersama suami pertamanya.

Suami pertamanya itu adalah asli warga Arab Saudi, bahkan dikatakan Erawati suaminya atau ayah kandung Sarah itu seorang tentara di Arab Saudi.

Erawati menikah ayahnya Sarah saat bekerja menjadi TKW di Arab Saudi.

Namun ayah kandung Sarah itu dikabarkan sudah meninggal dunia.

Ketika itu, Sarah sempat diminta tinggal di Arab Saudi oleh keluarga ayahnya di sana, namun Sarah menolak dan memilih tinggal bersama ibunya di Cianjur.

Masih diceritakan sang ibu, rupanya kecantikan Sarah yang sempat berada di Arab Saudi itu telah memikat hati pemuda di tempat asalnya yang bernama inisial AL.

Kata Erawati, suami yang menikahi Sarah secara siri adalah tetangganya saat di Arab Saudi.

Rumahnya hanya berjarak dua rumah dari tempat tinggal ibu Sarah di Arab Saudi.

Sementara itu Saman ayah tiri Sarah menambahkan bahwa, AL datang sendiri ke Cianjur menghampiri Sarah karena jatuh hati.

Usaha untuk menikahi Sarah masih dikatakan Saman, itu tidak gampang.

Sarah sendiri sudah menolak AL hingga tiga kali.

Tapi AL terus kembali datang dan terus berusaha membujuk Sarah agar mau dinikahi secara siri.

Hingga akhirnya AL menjanjikan hidup yang bahagia akan memberikan villa, mobil dan tempat usaha rumah makan.

"Dan usahanya yang keempat kalinya itu, akhirnya diterima oleh Sarah," katanya.

Sarah sosok yang baik dan ramah

Ketua RW 07 Endang Sulaeman, menceritakan Sarah adalah warga yang ramah, dikenal berparas cantik fan baik di lingkungan warga.

Di mata warga sekitar rumahnya, korban tergolong sosok yang baik dan ramah.

"Orangnya dikenal warga sini baik Neng Sarah mah, sudah cantik juga saleha, pokoknya tak ada yang menduga akan berakhir seperti ini," ujar Ketua RW 07, Endang Sulaeman (57) ditemui kediamannya, Minggu (21/11/2021) pagi ini.

Sarah, istri yang disiram air keras oleh suaminya meninggal dunia
Sarah, istri yang disiram air keras oleh suaminya meninggal dunia (dok.pribadi)

Baca juga: Wanita Muda Tewas Disiram Air Keras Oleh Pria Beristri yang Jadi Pacar Gelapnya Hanya Gara-gara Ini

Suami Sarah dikenal kurang baik

Endang mengatakan, ada perubahan sedikit setelah menikah dimana suaminya sedikit posesif.

Jika sedang berada di rumah, suaminya sering melarang Sarah keluar rumah bahkan sekadar belanja ke warung dekat rumahnya.

"Kalau sudah menikah, suaminya sering ke sini," kata Endang.

Warga menyebut suami Sarah ini kurang baik dalam mengendarai motor.

Pasalnya setiap kali keluar rumah, Sarah yang selalu berada di depan.

"Saya melihat sebelum menikah Sarah dibelikan motor," katanya.

Baca juga: Istri Menjerit Lalu Terkapar Setelah Disiram Air Keras oleh Suaminya yang WNA, Warga Langsung Geger

Seorang suami di Cianjur tega menyiramkan air keras kepada istrinya hingga mengalami luka bakar serius, Sabtu (20/11/2021)
Seorang suami di Cianjur tega menyiramkan air keras kepada istrinya hingga mengalami luka bakar serius, Sabtu (20/11/2021) (Istimewa/ Muslim)

Endang mengatakan, selain kurang baik dalam mengendarai motor, suami Sarah juga tidak terlalu lancar dalam memarkirkan mobil.

"Kalau parkir mobil sering menghalangi warga lain, beberapa kali warga sempat memanggil suaminya jika memarkir mobil menghalangi jalan warga," katanya.

Endang mengatakan, AL juga tak fasih berbahasa Indonesia.

Hanya mengerti bahasa Arab dan Inggris.

"Pernah ditegur warga sini yang bisa bahasa Inggris soal parkir kendaraannya, ia hanya mengangguk - angguk," kata Endang.

Meski begitu Endang juga tidak menutupi soal kebaikan AL berdasarkan yang dilihat dan didengarnya walaupun tidak banyak.

Disebutkannya, AL juga sempat terlihat bagi-bagi uang untuk anak kecil ketika selesai memarkirkan mobilnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved