Breaking News:

Anak Sekolah Usia 6-11 Tahun di Cimahi Segera Divaksin Covid-19 Setelah Program BIAS Selesai

data perkiraan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, jumlah anak sekolah TK, PAUD hingga SD yang sudah berusia 6 tahun mencapai sekitar 50 ribu orang

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/Disdik Kota Cimahi
Ilustrasi - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi menggelar uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (24/5/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Anak sekolah usia 6-11 tahun di Kota Cimahi bakal segera divaksin COVID-19. Hal itu seiring diperbolehkannya vaksin jenis Sinovac untuk anak di bawah 12 tahun.

Berdasarkan data perkiraan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, jumlah anak sekolah TK, PAUD hingga SD yang sudah berusia 6 tahun mencapai sekitar 50 ribu orang. Jumlah itu tidak termasuk anak SD berusia 12 tahun yang sudah divaksin.

"Kalau melihat jumlah siswa, sasaran vaksin anak yang berusia 6 tahun ke atas itu diperkirakan ada sekitar 50 ribu," terang Harjono pada Senin (8/11/2021).

Baca juga: Ditpolairud Polda Jabar Jemput Bola untuk Percepat Vaksinasi Covid-19, Warga Pun Senang

Baca juga: Sebelum Lepas KSAD, Jenderal Andika Perkasa Kerahkan Alutsista Canggih ke Baturaja, Ada Apa Ya?

Meski sudah diperbolehkan divaksin, namun Harjono belum bisa memastikan waktu pelaksanaannya. Sebab untuk sementara ini, kata dia, pihaknya masih fokus untuk melakukan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

"BIAS belum selesai. Rencananya akan selesaikan BIAS dulu sambil nunggu kuota vaksin dari Pemprov untuk anak 6-11 tahun," kata Harjono.

Sebelummya, vaksin terhadap anak sekolah sudah dilakukan untuk anak SD dan SMP yang berusia 12 tahun ke atas. Meski begitu, banyak siswa SD yang berusia 12 tahun yang belum divaksin. Sedangkan untuk SMP cakupannya nyaris mencapai 100 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, memang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberkan izin vaksin jenis Sinovac untuk anak 6-11 tahun.

"Dari BPOM mengeluarkan izin Sinovac boleh digunakan (anak 6-11 tahun) tapi terkait pelaksanaan akan keluar edaran dari Kemenkes," kata Dwihadi.

Sebagai persiapan, pihaknya saat ini masi menggodok teknis pelaksanan vaksinasi COVID-19 untuk anak nanti. "Strateginya hampir sama saat ke anak 12 tahun, jadi kami fokuskan di sekolah dulu. Jadi anak tim khusus yang menyelesaikan anak sekolah tahun, untuk yang umum difokuskan di Puskesmas," ujarnya. (Machmud Mubarok)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved