Breaking News:

Geng Motor di Sukabumi Tayangkan Aksi Live di Facebook, Hendak Bacok Warga, Tokoh: Tembak Saja

geng motor di Kota Sukabumi menayangkan siaran langsung di media sosial Facebook melalui akun bernama Bilal Fznn.

Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan Layar Video Facebook
Geng motor di Kota Sukabumi melakukan tayangan langsung di Facebook saat aksi mengacungkan senjata tajam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Berandalan geng motor di Kota Sukabumi semakin berani menunjukkan aksi mereka kepada masyarakat.

Kali ini, geng motor di Kota Sukabumi menayangkan siaran langsung di media sosial Facebook melalui akun bernama Bilal Fznn.

Dalam siaran langsung video tersebut, terlitihat dua remaja (geng motor) mengacung-acungkan senjata tajam jenis celurit dan satu orang lainnya bawa satu bilah golok diduga lokasinya di Jalan Jalur Lingkar Selatan.

Terlihat saat mereka iring-iringan mengunakan sekitar 7 motor di jembatan jalur lingkar selatan akan membacok warga yang sedang berada di pinggir jalan.

Baca juga: Ada Hal Aneh di Objek Wisata Talaga Biru Cicerem, Hanya Diketahui Warga Sekitar, Ini Kata Pengelola

Baca juga: VIRAL Aksi Vina Garut Jilid 2 di IG, Dua Anak Muda Garut Berbuat Tak Senonoh, Polisi Menyelidiki

Baca juga: Persib Bandung Diminta Waspadai Kecepatan Winger Persija Jakarta Ini

Live konvoinya dengan mengacungkan senjata tajam jenis celurit dan golok itu dibagikan oleh akun facebook akun Asep Faleka sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat (19/11/2021), hingga viral dan menuai kecaman netizen.

Para netizen pun berharap geng motor tersebut bisa ditindak oleh aparat kepolisian dan diberikan hukum yang setimpal, karena dianggap prilakunya sudah meresahkan masyarakat.

"Coba tewakan budak kieu mah tuman (Coba pak Ditangkap saja), hanya meresahkan masyarakat saja," tulis akun Facebook Sulaiman Asatya.

Salah satu tokoh masyarakat Kota Sukabumi, H. Fathurrahman merasa miris dengan kembali maraknya aksi keberingansan geng motor, sehingga perlu ditindak tegas.

Sebelumnya, Kata Fathur, muncul kembali geng motor di Kota Sukabumi, bahwa beberapa bulan kebelakang dengan kesepakatan dengan perjanjian yang dilakukan oleh geng motor itu dikumpulkan di Polres Sukabumi Kota Sudah di bubarkan.

"Untuk itu, sekali lagi kepada aparat penegak hukum agar lebih tegas. Bila perlu tembak di tempat karena sangat meresahkan masyarakat," tegasya, kepada Tribunjabar.id, Jumat (19/11/2021).

Tidak hanya itu, Fahtur juga meminta  kepada pemerintah Kota Sukabumi agar melakukam pembinaan - pembinaan terhadap anggota geng motor agar supaya bisa kembali normal, karena geng motor ini sudah betul-betul sangat meresahkan warga masyarakat.

"Bila perlu kami sebagai warga masyarakat  Kota Sukabumi kalau memang dibutuhkan siap membantu pemerintah aparat penegak hukum," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved