Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Perampasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang

FAKTA BARU Kasus Subang, Bukan Hanya Danu dan Banpol yang Terobos Garis Polisi, Ini Kata Pengacara

Fakta baru dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang terus bermunculan di saat saksi-saksi kunci yang kembali diperiksa polisi

Tayang:
Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati
Yoris dan Danu bersama kuasa hukumnya saat akan meninggalkan Satreskrim Polres Subang, Rabu (10/11/2021). 

Sosok oknum bantuan polisi ( Banpol) yang menyuruh Muhammad Ramdanu alias Danu membersihkan TKP pembunuhan di Subang kini terungkap.

Sosok oknum Banpol di tengah pusaran kasus Subang awalnya dibongkar oleh Danu, keponakan Tuti.

Saat itu, Danu memotret oknum Banpol itu saat sedang berjaga-jaga di sekitar TKP pembunuhan

Dalam foto itu, tampak oknum Banpol datang ke TKP mengenakan motor matic warna putih.

Penampilannya mirip anggota polisi dengan kaus coklat dan celana hitam serta bersepatu. 

Karena penampilannya itulah, Danu awalnya tak mencurigai kedatangan oknum Banpol itu di TKP pembunuhan.

Namun setelah kini Danu dicurigai terlibat dalam pembunuhan di Subang, keponakan Tuti itu pun langsung buka suara.

Danu pun membongkar sederet gelagat aneh sari oknum Banpol saat mendatangi TKP pembunuhan, pada 19 Agustus 2021, sehari setelah jasad Tuti dan Amalia ditemukan.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJabar, Danu pun mengungkap kronologi pertemuannya dengan sang oknum Banpol.

Dari informasi yang didapatkan, oknum Banpol tersebut berinisial U dan kabarnya sering berada di Polsek Jalancagak.

Banpol berinisial U tersebut, merupakan sosok yang sangat dipercaya oleh anggota Polsek Jalancagak.

Maksud dari sangat dipercaya itu, karena sosok Banpol U yang sering dimintai pertolongan perihal membantu membersihkan Mapolsek Jalancagak.

Lantas, Danu membeberkan kronologi ia menerobos garis polisi serta membersihkan bak mandi.

Danu mengatakan, sekira pukul 12.00 WIB pada tanggal 19 Agustus 2021, ia berangkat ke depan TKP yang tak lain rumah korban.

Danu datang ke TKP karena disuruh oleh keluarga korban untuk menjaganya.

"Siang sekira jam 12an waktu itu saya ke TKP disuruh sama keluarga untuk jagain TKP," papar Danu kepada Tribun Jabar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved