Kecelakaan Maut
TERUNGKAP Ini Alasan Prof Gede Bepergian Hingga Alami Kecelakaan Maut di Tol Cipali Dini Hari Tadi
Rekan kerja dekan Fakultas Pertanian UGM (korban tewas), I Made mengatakan, rekannya tersebut hendak bertolak ke Jakarta.
Admin Grup Facebook Forma Balitbangtan Yogyakarta menuliskan ungkapan duka cita itu.
"Segenap keluarga Forum Mahasiswa Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian sangat berduka atas berpulangnya Prof. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc.,Ph.D., IPU., ASEAN. Eng, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, pada hari ini Kamis, 4 November 2021.
Semoga Allah SWT mengampuni dosa beliau & menerima amal ibadahnya. Semoga keluarga yg ditinggalkan mendapatkan kesabaran, keikhlasan dan tawakal., teriring doa :
Allohummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu
Aamiin YRA"
Bela sungkawa dan berduka cita juga disampaikan BPTU-HPT Padang Mengatas di akun Facebooknya.
"Inalillahi Wainailaihi Rojiun"
Kami Keluarga Besar BPTU-HPT Padang Mengatas mengucapkan
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Prof. Dr. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc. IPU. ASEAN Eng , Dekan Fakultas Peternakan UGM . Semoga Almarhum diberikan terang jalannya, mendapatkan tempat yang sempurna serta diampuni segala dosa-dosanya. Mudah-mudahan diberikan kekuatan dan keihklasan lahir batin semua keluarga yang sudah di tinggalkannya . Aamiin.."
Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia - ISPI juga mengucapkan duka cita:
"Segenap Pengurus Besar Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) menghaturkan turut berduka atas meninggalnya Prof. I Gede Suparta Budisatria (Dekan Fakultas Peternakan UGM). Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Tuhan YME. Amin..".
Sosok Prof. I Gede Suparta Budisatria (Dekan Fakultas Peternakan UGM)
Dilansir Tribuncirebon.com dari ugmpress.ugm.ac.id, Prof. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc., Ph.D. sempat menjadi staf pengajar di Laboratorium Ternak Potong, Kerja dan Kesayangan, Departemen Produksi Ternak, Fakultas Peternakan UGM.
Karier pendidikannya diawali dari S-1 (Ir.) di Fakultas Peternakan UGM tahun 1987–1992.
Pada tahun 1998–2000 melanjutkan studi S-2 (M.Sc.) Sistem Produksi Ternak di Wageningen University, Netherland.
Studi S-3 (Ph.D.) ditempuh pada tahun 2001–2006 di universitas yang sama dengan bidang keahlian sistem produksi ternak ruminansia kecil (kambing-domba).
Dirinya diangkat menjadi dosen pada tahun 1993, dan berhasil meraih gelar guru besar bidang sistem produksi ternak ruminansia kecil pada Februari tahun 2014.
Sebagian besar penelitian, pengabdian, dan publikasinya mengenai pengembangan ternak ruminansia kecil di Indonesia.
Beberapa buku yang pernah ditulis, antara lain Peta Potensi Plasma Nutfah Nasional (2007), Roadmap Pengembangan Kambing Provinsi D.I.Yogyakarta (2008), Bangsa-Bangsa Kambing dan Sejarah Perkembangannya di Indonesia (2009), dan Germ Plasm of Goat in Indonesia (2009).
Dia juga aktif melakukan penelitian bertema sistem produksi ternak, khususnya ruminansia kecil dan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi Pukul 06.00 di Karawang, Mobilio Oleng Hantam Motor, Dayat Meninggal Dunia