Warga Pasiripis Majalengka 'Geropyokan' Serang Hama Tikus Jelang Musim Tanam
Geropyokan sendiri merupakan aksi pembasmian demi mengendalikan tikus sawah. dilakukan oleh beberapa orang dengan menggunakan alat yang sederhana
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Warga Desa Pasiripis, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka melakukan aksi 'geropyokan' hama tikus secara bergotong royong di lahan pertanian, Rabu (3/11/2021).
Aksi itu merupakan tradisi yang dilakukan menjelang musim tanam pada masa lalu.
Geropyokan sendiri merupakan aksi pembasmian demi mengendalikan tikus sawah.
Geropyokan dilakukan oleh beberapa orang dengan menggunakan alat yang sederhana, di antaranya cangkul, alat pemukul dan jaring.
Para warga khususnya petani menyebut, menjelang musim tanam hama tikus dianggap merajalela hingga merusak tanaman pangan di daerahnya.
Baca juga: Dinas Pertanian Majalengka Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi, Jelang Musim Tanam Kedua
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana yang juga suami dari Kepala Desa Pasiripis, Siti Mulyawati mengatakan, gelaran festival geropyokan dilatarbelakangi banyaknya lahan pertanian warga yang diserang hama tikus di masa tanam musim lalu.
Disebutkan dia, bahwa para petani mengeluhkan hama tikus membuat produksi padi menurun.
"Ini sengaja kita gagas dan kita adakan karena melihat masa musim tanam tahun kemarin bahwa ada area lahan pertanian masyarakat yang lahannya secara total dirusak sama hama tikus," ujar Tarsono, Rabu (3/11/2021).
Berangkat dari situ, pihaknya mengajak istri yang menjabat sebagai Kepala Desa Pasiripis untuk menggelar Festival Geropyokan.
Selain membasmi hama tikus, gelaran festival tersebut untuk membangkitkan kembali tradisi geropyokan yang mulai hilang saat ini.
"Saya menggagas dan mengajak pemerintah Desa Pasiripis untuk kembali membangkitkan kegiatan geropyokan untuk membasmi hama tikus secara berbarengan," ucapnya.
Baca juga: Tradisi Guar Bumi, Bentuk Rasa Syukur Sambut Musim Tanam di Desa Jatiserang Majalengka
Untuk menambah kemeriahan, Pemerintah Desa Pasiripis juga menghadirkan seni tari dan musik.
Tujuannya, agar kegiatan pembasmian hama tikus dilakukan secara riang gembira.
"Kami dapat masukan dari komunitas agar dalam kegiatan membasmi hama tikus diisi dengan riang gembira. Yakni, diiringi dengan musik yang terbuat dari bambu dan bahan bekas lainnya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/geropyokan-basmi-tikus.jpg)