Breaking News:

Banyak Terjadi Bencana di Musim Hujan, Ini yang Diminta Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum pada Pemda 

Pemda Provinsi Jabar sudah menyiapkan sejumlah antisipasi. Salah satunya mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk turut serta menjadi relawan

Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (kanan). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat untuk waspada dan siaga bencana alam dalam menghadapi musim hujan. Potensi tingginya curah hujan membuat sejumlah daerah rawan terjadi bencana hidrometeorologi.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk waspada dalam menjelang musim hujan sekarang, memang musim hujan sekarang ini besar, kita juga bisa rasakan dan lama," kata Pak Uu, sapaan Wagub Jabar, di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (3/11/2021).

Pak Uu pun menuturkan, Pemda Provinsi Jabar sudah menyiapkan sejumlah antisipasi. Salah satunya mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk turut serta menjadi relawan kebencanaan.

“Terutama tentang Relawan Bencana Tagana, ataupun relawan bencana dari ormas seperti di Muhammadiyah ada, di NU juga ada. Sehingga di saat ada bencana terjadi, tidak hanya menunggu pemerintah,” ucapnya.

“Tetapi, ada masyarakat yang ada langsung melaksanakan kegiatan tersebut karena kami yakin mereka sudah memiliki keahlian, karena sudah ada didikan, Santri Tagana dan yang lainnya,” tambahnya.

Pak Uu mengatakan bahwa Pemda Provinsi Jabar menyiapkan Rp 500 miliar dari Biaya Tak Terduga (BTT) untuk menghadapi musim hujan. Selain itu, ia juga meminta Pemda Kabupaten/Kota menganggarkan dana BTT untuk menghadapi musim hujan.

“Kemudian juga saya minta kepada para bupati dan wali kota untuk menganggarkan dana BTT yang memang sesuai dengan situasi dan kondisi alias rasional," ucapnya.

"Pemda Provinsi Jabar menyiapkan Rp 500 miliar untuk itu sebagaimana arahan pemerintah pusat, tetapi ini semua bisa dikeluarkan kalau ada permohonan dari bupati dan wali kota,” tambahnya. 

Baca juga: Ribuan Rumah di Kabupaten Bandung Terendam Banjir, Bupati Dadang Minta BBWS Fungsikan Penampung Air

Baca juga: Banjir di Cianjur, 26 Rumah dan 1 Madrasah Terendam Akibat Bangun Jembatan Program Kota Tanpa Kumuh

Baca juga: Banjir di Kota Bandung, Terjadi Genangan di 17 Titik, Ada yang Sampai 60 Cm Ketinggiannya

Baca juga: Imbas Longsor di Lembang, Akses Jalan Kolonel Masturi Masih Ditutup, Kendaraan Dialihkan ke Manoko

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved