Breaking News:

Ade Barkah dan Siti Aisyah Terdakwa Kasus Suap Banprov Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa KPK

Manjelis Hakim Pengadilan Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Bandung, menjatuhkan hukuman kurungan dua tahun penjara kepada Ade Barkah dan Siti Aisyah

Editor: dedy herdiana
Tribunnews/Ilham Rian Pratama
Ade Barkah Surahman, Wakil Ketua DPRD Jabar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar, dan Siti Aisyah, mantan anggota DPRD Jabar, diborgol saat hendak menghadiri konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Manjelis Hakim Pengadilan Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Bandung, menjatuhkan hukuman kurungan dua tahun penjara kepada Ade Barkah dan Siti Aisyah Tuti Handayani.

Vonis dibacakan manjelis Hakim yang dipimpin Surachmat, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung Rabu (3/11/2021). Dalam sidang ini, Ade Barkah dan Siti Aisyah mengikuti sidang secara virtual. 

Vonis yang diberikan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut 5 tahun kurungan penjara, untuk Ade Barkah dan 4,5 tahun untuk Siti Aisyah

Keduanya dinilai Jaksa KPK terbukti menerima suap berkaitan dengan dana bantuan provinsi untuk Kabupaten Indramayu. Putusan pertama dibacakan hakim untuk Ade Barkah. 

Baca juga: Sidang Vonis Dua Terdakwa Mantan Anggota DPRD Jabar Kasus Banprov Untuk Indramayu Digelar Hari Ini

Baca juga: Gerombolan Maling Duit Banprov Jabar Bakal Dihukum, Ade Barkah Penjara 5 Tahun, Siti Aisyah 4 Tahun

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 100 juta apabila tidak dibayar dipidana kurungan selama tiga bulan," ujar hakim, saat membacakan amar putusan. 

Dalam perkara ini, Ade Barkah juga dijatuhkan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 750 juta serta mencabut hak Ade Barkah untuk dipilih dalam jabatan publik. 

"Dengan ketentuan apabila tidak bayar dalam waktu satu bulan, maka harta benda akan disita untuk dilelang. Apabila tidak mempunyai harta, dipidana penjara 6 bulan," ucapnya. 

Selanjutnya, hakim membacakan vonis untuk Siti Aisyah Tuti Handayani. Mantan anggota DPRD Jawa Barat dijatuhi hukuman dua tahun penjara serta denda Rp 100 juta. 

"Apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama tiga bulan," katanya. 

Sama seperti Ade Barkah, Siti Aisyah juga dijatuhkan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 600 juta. 

"Apabila tidak dibayar uang pengganti dalam sebulan, maka disita oleh jaksa untuk dilelang untuk menutupi uang pengganti. Apabila tidak memiliki harta, maka dipidana penjara selama 4 bulan," katanya. 

Perbuatan Ade Barkah dan Siti Aisyah dinilai telah melanggar dakwaan ketiga, sesuai Pasal 11 Jo Pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. 

"Menerapkan pidana terdakwa dikurangi masa tahanan," ucapnya. 

Setelah membacakan vonis, hakim pun memberikan waktu satu minggu, kepada keduanya untuk pikir-pikir melakukan banding atas putusan hakim.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved