Kecelakaan Maut
Kecelakaan Maut Pukul 05.00, Mobil X-Pander Tabrak Pensiunan TNI di Cimahi, Lalu Hantam Warung Asih
sebuah mobil X-Pander menghantam seorang pejalan kaki hingga meninggal di tempat dan kemudian menyeruduk sebuah warung hingga hancur.
TRIBUNCIREBON.COM, CIMAHI - Suasana warga di Kawasan Jalan Haris, Baros, Cimahi Tengah, tiba-tiba ramai pada Senin (25/10/2021) subuh. Ini terjadi saat sebuah mobil X-Pander menghantam seorang pejalan kaki hingga meninggal di tempat dan kemudian menyeruduk sebuah warung hingga hancur.
Peristiwa ini berawal saat minibus Mitsubishi X-Pander No.Pol. D-1841-UAZ datang dari Cimindi menuju Cimahi dengan kecepatan tinggi.
Pada saat melintas di tempat kejadian perkara, pengemudi minibus tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan membantingkan kemudi kendaraannya ke sebelah kiri. Nahas, setelah oleng ke kiri, minibus kemudian menabrak pejalan kaki lalu tak berhenti di situ setelah menabrak sebuah warung yang diketahui milik Asih.
"Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia dan sempat dibawa ke RS Cibabat Cimahi," ujar Kanit Laka Polres Cimahi, Bayu Subekti, di tempat kejadian perkara.
Baca juga: BREAKING NEWS - Tabrakan di Jalur Kuningan-Cirebon, Seorang Balita Dikabarkan Meninggal Dunia
Menurut Bayu, dari hasil penyelidikan dan identifikasi, korban meninggal adalah seorang pensiunan TNI bernama Karmani (76) beralamat di Jalan. Hj Haris 02/09.
"Sementara kendaraan yang terlibat adalah Mitsubishi X-Pander No.Pol. D-1841-UAZ yang dikemudikan oleh MTA (20), mahasiswa yang beralamat di Kampung Lembur Sawah 01/12 Kelurahan Utama Kec Cimahi Selatan Kota Cimahi," katanya.
Tak Terbayangkan
Peristiwa kecelakaan lalu lintas di kawasan Baros, Kota Cimahi, tak pernah sekalipun dibayangkan oleh Asih (30).
Warga Jalan Haris RT 02/09 itu tak menyangka bahwa kecelakaan itu akan membuat warungnya hancur berkeping-keping karena diseruduk sebuah minibus.
"Kejadiannya sekitar jam 05.00 kurang lebih, rumah saya kan di belakang warung, jadi pas kejadian saya tahu karena mendengar suara dentuman keras," ujar pemilik Warung Bu Asih yang warungnya hancur berkeping-keping diterjang minibus.
Asih mengaku kaget mendengar suara keras itu, ia kemudian berlari ke arah kejadian dan sudah melihat warungnya hancur karena dihantam minibus. Ia juga melihat banyak orang berkerumun dan seseorang tergeletak di jalan.
"Ternyata saya kemudian baru tahu bahwa yang tergeletak itu adalah korban yang ditabrak mobil yang nabrak warung saya juga," katanya.
Karena peristiwa ini, Asih mengaku rugi jutaan rupiah. Selain warungnya hancur, ia juga tak bisa berdagang hari ini.
"Saya berharap ada ganti rugi dari pelaku," katanya. ( kemal setia permana)