Breaking News:

PT KAI Daop 3 Cirebon Izinkan Kembali Anak Usia di Bawah 12 Tahun Naik Kereta Api

PT KAI Daop 3 Cirebon mengizinkan kembali anak-anak berusia di bawah 12 tahun naik kereta api.

DOK. HUMAS PT KAI DAOP 3 CIREBON
Anak usia di bawah 12 tahun saat naik kereta api di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (23/10/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon mengizinkan kembali anak-anak berusia di bawah 12 tahun naik kereta api.

Pasalnya, mereka sempat dilarang naik kereta api antarkota atau jarak jauh sejak dua bulan lalu, tepatnya mulai 13 Agustus 2021.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, aturan diperbolehkannya anak usia di bawah 12 tahun naik kereta api tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub RI.

Menurut dia, surat edaran Nomor 89 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 tersebut dikeluarkan pada 22 Oktober 2021.

"Surat edaran ini sudah efektif diberlakukan, sehingga anak-anak usia di bawah 12 tahun bisa naik kereta api lagi," kata Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Reaksi Ahok Saat Tahu Adik Iparnya Bripda AB Pacaran Pakai Mobil Dinas, Adik Puput Nastiti Dicopot

Ia mengatakan, anak-anak yang naik kereta api tetap harus menerapkan protokol kesehatan ketat selama perjalanan dari stasiun keberangkatan hingga stasiun tujuan.

Selain itu, anak usia di bawah 12 tahun juga tidak perlu melampirkan sertifikat vaksinasi Covid-19 dan aplikasi PeduliLindungi sebagai persyaratan naik kereta api.

Namun, pesyaratan tersebut wajib ditunjukkan kepada petugas boarding bagi para penumpang kereta api yang berusia 12 tahun ke atas.

Baca juga: Pengendara Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Rest Area KM 229B Tol Kanci - Pejagan

Selain itu, para penumpang termasuk anak berusia di bawah 12 tahun wajib enunjukan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab test PCR ataupun rapid test antigen.

"Anak usia di bawah 12 tahun yang naik kereta api antarkota juga wajib didampingi orang tua atau keluarganya," ujar Suprapto.

Suprapto menyampaikan, para orang tua maupun pihak keluarga dibaruskan menunjukkan kartu keluarga sebagai bukti bahwa anak tersebut merupakan buah hati atau kerabatnya.

Pihaknya memastikan jika ditemukan penumpang yang tidak memenuhi persyaratan itu maka tidak diperkenankan naik kereta api dan bea tiket akan dikembalikan 100 persen.

"Ini langkah nyata kami mendukung seluruh kebijakan pemerintah di masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Suprapto.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved