Kamis, 16 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Update Kasus Subang, Yosef Ungkap Janji Amalia, Yoris dan Danu Mulai Gunakan Pengacara Ini Alasannya

Update terkait kasus tersebut, Yosef (55) suami sekaligus ayah dari kedua korban mengungkapkan soal janji yang pernah dikatakan Amalia

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati.
Polisi berpakaian preman saat kembali mendatangi TKP perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (3/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Perkembangan penyelidikan kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang hingga sekarang ini belum juga usai.

Pelaku penghilangan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, ibu dan anak yang menjadi korban kasus Subang itu masih misteri.

Update terkait kasus tersebut, Yosef (55) suami sekaligus ayah dari kedua korban meyakini bahwa kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan yayasan miliknya dan ia mengungkapkan soal janji yang pernah dikatakan almarhumah anaknya, Amalia.

Sedangkan pihak keluarga Tuti akhirnya menggunakan pengacara, khususnya untuk mendampingi Yoris dan Danu.

Sebelumnya, Yoris dari keluarga Tuti saat itu tak menggunakan jasa pengacara karena dirasa belum membutuhkannya.

Adapun mengenai tidak ada keterkaitan yayasan dengan kasus Subang tersebut diungkapkan Yosef melalui kuasa hukumnya.

Yosef meyakini, bahwa kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) tidak ada sangkut pautnya dengan Yayasan Bina Prestasi Nasional miliknya.

"Keterangan dari Pak Yosef sendiri kepada kami kuasa hukumnya bahwa tidak ada sangkut pautnya kasus kematian dari kedua korban dengan yayasan," ucap Deden Nasution kuasa hukum Yosef di Subang, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Keluarga Tuti Dapat Bantuan Pengacara Tanpa Nominal, Berharap Kasus Subang Cepat Beres

Diketahui, dalam yayasan tersebut Tuti sendiri menjabat sebagai bendahara sementara Amalia menjabat sebagai sekertaris.

Dalam yayasan tersebut juga, Yosef menilai tidak ada permasalahan apapun semenjak Tuti serta Amalia menjabat.

Deden menjelaskan, dengan banyaknya dari pengurus yayasan yang sudah dijadikan saksi dalam perkara tersebut oleh pihak kepolisian, dikarenakan masih dalam lingkungan satu keluarga.

"Memang dalam yayasan sendiri semuanya masih keluarga, seperti Yoris (34) ketua yayasan anak tertua dari Yosef struktur dari yayasan juga masih keluarga," katanya.

Sekolah Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021).
Sekolah Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Diberitakan kemarin, belum terungkapnya kasus Subang juga menjadi pikiran bagi Yosef.

Ia ingin sekali kasus ini segera terungkap.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved