Breaking News:

Penghuni Rumah Selamatkan Diri Saat Longsor Menerjang di Cikole Lembang, Tiga Rumah Lainnya Terancam

Bencana longsor tebing nyaris menerjang sebuah rumah di Kampung Cikole, RT 05/06, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Hilman Kamaludin
Bencana longsor tebing nyaris menerjang sebuah rumah di Kampung Cikole, RT 05/06, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (19/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Bencana longsor tebing nyaris menerjang sebuah rumah di Kampung Cikole, RT 05/06, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (19/10/2021) sore.

Tebing yang diperkirakan setinggi 12 meter itu mendadak longsor dan menimpa halaman rumah milik Iim (45) setelah turun hujan dengan intensitas yang tinggi dan durasi yang cukup lama.

Iim mengatakan, rumahnya tidak mengalami kerusakan, hanya saja akses keluar masuk sementara tidak bisa dilewati karena tebing tersebut tepat berada di belakang rumah dan total ada tiga rumah yang turut terancam.

"Tadi di rumah bersama dua anak, istri dan emak. Kerusakan rumah enggak ada, cuma akses tidak bisa dilewati," ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Longsor di Cikole Lembang Terjang Dapur dan Dua Motor Warga, Waspada Potensi Bencana Susulan

Iim memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini karena semua penghuni rumah bisa menyelamatkan diri, apalagi longsor tersebut tidak sampai menimpa rumahnya, tetapi warga yang rumahnya terancam terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya.

"Kejadiannya tadi jam 14.30 WIB tadi hujan deras, saya sedang di dalam rumah. Ketika melihat keluar, sudah terjadi longsor, kami panik," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo mengatakan, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terkait bencana susulan karena intensitas hujan sudah mulai tinggi.

"Saat ini kita sedang memasuki peralihan musim di tahun 2021 dari kemarau ke musim hujan, kondisi ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrim seperti angin kencang, puting beliung, hujan dengan intensitas yang sangat tinggi," kata Duddy.

Untuk itu pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat awal musim, maupun puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari 2022 mendatang.

"Terutama bagi masyarakat yg bertempat tinggal di lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor dan banjir bandang," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved