Breaking News:

Pinjol Ilegal

Baru Seorang Debt Collector Pinjol Ilegal Jadi Tersangka, Polda Jabar Masih Periksa 7 Orang Lagi

Untuk manajer, team leader, HRD dan ownernya belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih menjalani pemeriksaan.

Editor: Machmud Mubarok
Dok. Polres Metro Jakbar
ILUSTRASI - Tim Krimsus Satreksrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kantor fintech penyedia pinjaman online ilegal di Sedayu Square Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar baru menetapkan satu debt collector pinjaman online (Pinjol) ilegal sebagai tersangka.

Wakil Dit Reskrimsus Polda Jabar, AKBP Roland Ronaldy mengatakan, dari hasil pemeriksaan baru satu orang yang terbukti dan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan sisanya masih dilakukan pemeriksaan.

"Sampai saat ini, untuk debct collectornya sudah kita tetapkan sebagai tersangka, nanti sambil kita menunggu setelah ini akan kita gelar kembali untuk penetapan tersangka lainnya," ujar Roland, saat ditemui di Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Sabtu (16/10/2021).

Untuk manajer, team leader, HRD dan ownernya belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Warga Sleman Ini Senang Kantor Pinjol Ilegal Digerebek Polisi: Utang Saya Auto Lunas

Baca juga: Admin Aplikasi Pinjol Terus Meneror, Korban di Kuningan Mengaku Sering Berganti Nomor Ponsel

Saat ini, masih ada tujuh orang yang masih menjalani pemeriksaan di Polda Jabar. Sementara 79 orang debt collector lainnya sudah dikembalikan ke daerah asalnya oleh anggota Dit Reskrimsus Polda Jabar,

Pemulangan tersebut dilakukan lantaran mereka tidak terbukti bersalah sesuai pasal yang disangkakan.

"Jadi, setelah pemeriksaan untuk 79 orang kita kembalikan ke Yogyakarta bersama Polda DIY mengantarkan mereka karena 79 orang itu belum sesuai pasal yang disangkakan," katanya.

"Sisanya masih ada 7 orang yang masih didalami. Mereka perannya ada asisten manajer, team leader, HRD dan beberapa debt collectornya," tambahnya.

Sebelumnya, Tim subdit V siber Direktorat Krimimal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar mengungkap praktik perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal, Kamis (14/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved