TKW Indramayu Akhirnya Ditemukan
Keluarga Sudah Tak Sabar Ingin Segera Bertemu dengan Casmi TKW Asal Indramayu yang Hilang 12 Tahun
Juwarih mengatakan, karena bahagia, pihak keluarga bahkan terus menanyakan kapan Casmi bisa sampai ke Indonesia.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Keluarga TKW asal Indramayu yang hilang 12 tahun sudah tak sabar ingin segera bertemu dengan Casmi (56).
Ditemukannya Casmi (56) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Indramayu lebih tepatnya Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, langsung disambut hangat pihak keluarga.
Pihak keluarga bahkan diketahui tak kuasa menahan bahagia setelah mendapat kabar tersebut.
Hal tersebut disampaikan Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Jumat (15/10/2021).
Juwarih mengatakan, karena bahagia, pihak keluarga bahkan terus menanyakan kapan Casmi bisa sampai ke Indonesia.
Baca juga: TKW Asal Indramayu Hilang 12 Tahun Ditemukan Setelah Dijemput Paksa di Rumah Majikan, Ini Alasannya

"Mereka terus bertanya kapan bisa pulang," ujar dia.
Juwarih menjelaskan, pihak SBMI pun sudah memberikan pengertian terhadap keluarga Casmi.
Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan Casmi bisa dibawa ke tanah air.
Kendalanya, disampaikan Juwarih karena masih jarangnya penerbangan di Arab Saudi, dampak dari pandemi Covid-19.
Casmi pun sampai saat ini masih berada di Shelter KBRI Riyadh setelah dijemput paksa dari rumah majikan, didampingi oleh kepolisian setempat.
"Tapi kalau untuk hak-haknya, sekarang ini sudah selesai dan sudah dibayarkan," ujar dia.
Baca juga: BREAKING NEWS - TKW Indramayu yang Hilang 12 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan
Dijemput Paksa Polisi di Rumah Majikan
Keberadaan Casmi (56) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu yang hilang kontak selama 12 tahun di Arab Saudi akhirnya ditemukan.
Kondisinya saat ini sudah aman di Shelter KBRI Riyadh setelah dijemput paksa oleh pihak kepolisian Al Uwaiqilah dari rumah majikannya.