Breaking News:

Buruh Demo di Depan Pendopo Indramayu Bawa Monster Gurita Simbol Oligarki, Minta Omnibus Law Dicabut

Mereka sebelumnya juga berdemo di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu.

istimewa
Aksi demonstrasi yang dilakukan buruh dan mahasiswa di depan Pendopo Indramayu, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah massa aksi yang terdiri dari buruh dan mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Pendopo Indramayu, Kamis (14/10/2021).

Mereka sebelumnya juga berdemo di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu.

Dalam aksi itu, massa aksi turut membawa monster oligarki berbentuk gurita.

Monster gurita ini menjadi simbol bahwa segala sendi kehidupan masyarakat sudah dikuasai oleh oligarki berkat hadirnya Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Salah seorang koordinator aksi, Hadi Haris Kiyandi mengatakan, dengan disahkannya UU Omnibus Law sama halnya dengan membunuh kaum buruh.

"Telah mati hati nurani pemimpin negeri," ujar dia saat melakukan orasi.

Hadi Haris Kiyandi mengatakan, kondisi para buruh saat ini sangat memprihatinkan karena dampak dari pandemi Covid-19, mulai dari di-PHK, dirumahkan, gaji tidak sesuai, dan lain sebagainya.

Kondisi tersebut justru semakin diperparah dengan hadirnya UU Omnibus Law atau UU Cipta Kerja yang disahkan pada 5 Oktober 2020 lalu.

Hadi Haris Kiyandi menambahkan, UU Omnibus Law ini sangat mempengaruhi tatanan kehidupan masyarakat dan demokrasi di Indonesia, seperti revisi UU KPK dan UU Sumber Daya Air, pengesahan RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba, dan lain sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved