Breaking News:

Polisi, TNI, Satpol PP dan Linmas Dikerahkan untuk Amankan Pemilihan Kuwu di 135 Desa di Cirebon

Ribuan personel gabungan siap mengamankan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah personel saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Sangkan Jati di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ribuan personel gabungan siap mengamankan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon.

Mereka merupakan para personel dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, Linmas, dan lainnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, sebanyak 4.143 personel yang dikerahkan untuk pengamanan Pilwu Serentak 2021.

"Semuanya sudah siap, karena tahapan Pilwu Serentak telah dimulai sejak September 2021," kata Arif Budiman saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Sangkan Jati di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan, saat ini Pilwu Serentak 2021 di Kabupaten Cirebon akan memasuki tahap seleksi akademis bagi desa yang memiliki bakal calon kuwu lebih dari lima orang.

Baca juga: BKPSDM Kabupaten Cirebon Terima Ajuan Cuti 10 ASN yang Mencalonkan Diri di Pilwu Serentak

Selain itu, terdapat 135 desa di 38 kecamatan se-Kabupaten Cirebon yang akan melaksanakan Pilwu Serentak 2021.

Namun, dari jumlah tersebut hanya 112 desa yang masuk ke wilayah hukum Polresta Cirebon, sedangkan 23 desa lainnya berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

"Personel yang terlibat terdiri dari 1561 personel Polri dan 2582 personel gabungan dari unsur TNI, Satpol PP, Linmas, pemerintah kecamatan, dan lainnya," ujar Arif Budiman.

Sementara Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, menyampaikan, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang para personel tersebut tidak hanya bertugas mengamankan pelaksanaan pilwu.

Namun, menurut dia, mereka juga harus bertindak cekatan manakala terjadi kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sebab, menurut dia, pandemi Covid-19 masih berlangsung sehingga jangan sampai pesta demokrasi tingkat desa itu justru menjadi klaster baru.

"Kami berpesan seluruh tim pengamanan mempersiapkan fisik, mental, dan yang terpenting protokol kesehatannya. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, dan batasi mobilitas," kata Wahyu Tjiptaningsih.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved