Breaking News:

PON XX Papua 2021

Atlet Asal Ciamis Peraih Medali Emas PON XX Papua Pulang Naik Angkum, Ridwan Kamil: Tabayun Dulu

Ridwan Kamilakan melakukan penelusuran terlebih dulu soal kabar adanya atlet pulang lebih dulu menggunakan biaya sendiri dan belum menjalani karantina

Editor: Machmud Mubarok
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau di Jonggol, Kabupaten Bogor, Rabu (15/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Atlet asal Ciamis peraih medali emas PON XX Papua 2021, Dhea Nazhira Nuramalina,  pulang ke Ciamis dengan naik angkutan umum (angkutan umum) dari Bandung. 

Tidak ada penyambutan dari pemerintah setempat. Dhea hanya disambut oleh keluarga dan kerabat. Ia kemudian naik mobil Humas Polres Ciamis menuju rumahnya.

Soal atlet yang pulang lebih dulu ini disinggung juga oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurut Ridwan Kamil, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dulu soal kabar adanya atlet pulang lebih dulu menggunakan biaya sendiri dan belum menjalani karantina.

"Saya sudah perintahkan Pak Sekda karena teknis ada di Pak Sekda. Jangan sampai ada berita atlet di Jawa Barat pulangnya tidak terlayani dengan baik. Kalau ternyata ada, kita harus tabayun dulu," katanya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (13/10).

Baca juga: Dua Pegulat Andalan Kota Cirebon Berpeluang Tambah Medali untuk Jabar di PON XX, Ini Kata Pelatih

Ia mengatakan berdasarkan arahan dan peraturan terbaru terkait PON di tengah pandemi, katanya, para atlet dan siapapun yang tinggal lebih dari tujuh hari di Papua harus menjalani karantina setelah pulang ke daerah asal.

"Karantina satu di BPSDM Jabar, dua di KONI Jabar, karena peraturannya barangsiapa ke Papua, ke PON, lebih dari tujuh hari, maka pulangnya harus beradaptasi karantina dulu selama lima hari," katanya.

Jika memang ada kekurangan atau kekeliruan, katanya, pihaknya minta untuk segera diperbaiki.

Di sisi lain, Ridwan Kamil kian optimistis Jawa Barat menjadi Juara Umum PON XX Papua. Berdasarkan website resmi PON XX Papua Rabu (13/10) pukul 12.20, Jabar masih menguasai perolehan medali dengan raihan 112 emas, 88 perak, dan 99 perunggu, di atas Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Papua.

"Hari ini masih leading, mohon doa dari media Jawa Barat agar didoakan juga untuk juara umum di PON dalam hari esok dan Jumat, tinggal dua hari lagi," katanya

Ia menitipkan semangat dalam pertandingan dan lomba agar visi misi Jawa Barat yang Juara Lahir Batin bisa direalisasikan dengan kemenangan-kemenangan, sehingga bisa memperlihatkan semangat bangkit di tengah pandemi Covir-19.

"Kan selama satu setengah tahun tuh masyarakat beritanya negatif, butuh penyemangat lah salah satunya adalah normalitas kita di olahraga," katanya.

Ia mengatakan mengenai juara umum, belum bisa berandai-andai. Tapi kalau melihat dan menghitung secara matematikanya, kemungkinan Jabar kembali juara umum sangat besar.

"Kita per tadi pagi kan sudah berbeda 12 emas ya dengan ranking dua, dan masih ada rombongan peraih emas lagi sekitar 20-an mengantri untuk tampil di final. Harusnya kalau tidak ada halangan kita bisa meraih lagi juara umum. Kalau terjadi ya ini bukti bahwa kita bukan jago kandang," katanya.

Baca juga: Warga Yogya Rasakan Getaran Kencang Gempa, BMKG: Magnitudo 4,8 Berpusat di Pacitan Jatim

Baca juga: BREAKING NEWS: Delapan Murid dan Satu Guru Positif Covid-19, SDN Sepat Majalengka Ditutup

Baca juga: Korban Keracunan Makanan Tahlil Terus Berdatangan ke RSUD Indramayu, Polisi Ambil Sampel Makanan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved