Breaking News:

Dua Pegulat Andalan Kota Cirebon Berpeluang Tambah Medali untuk Jabar di PON XX, Ini Kata Pelatih

Dua pegulat andalan Kota Cirebon, Aditya Eka Lazuardi dan Peri Budiawan, berpeluang menambah medali untuk Kontingen Jawa Barat di PON XX Papua 2021

kemlu.go.id
PON Papua logo 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dua pegulat andalan Kota Cirebon, Aditya Eka Lazuardi dan Peri Budiawan, berpeluang menambah medali untuk Kontingen Jawa Barat pada PON XX 2021 Papua.

Sebab, keduanya merupakan peraih medali PON 2016 Jawa Barat. Saat itu, Adit mempersembahkan medali meas dan Peri menyabet medali perunggu.

Pelatih Gulat Kota Cirebon, Atep Kosasih, optimistis mereka bakal mempersembahkan medali PON untuk Kontingen Jawa Barat.

Baca juga: Atlet Asal Kota Cirebon Sumbang Medali Emas untuk Jabar di PON XX, Ini Sosok Legisya Nur Aisyah

Menurut dia, Adit dan Peri merupakan pegulat terbaik Kota Udang dan menjadi unggulan di kelasnya masing-masing.

"Kami berharap, Adit bisa mempertahankan emasnya, dan Peri juga meningkat (meraih medali emas)," kata Atep Kosasih saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan, Peri yang diturunkan di kelas 67 kilogram putra gaya grego romawi bertanding pada hari ini.

Sementara Adit yang turun di nomor 130 kilogram putra gaya grego romawi akan berlaga pada Kamis (14/10/2021).

Pihaknya berharap, mereka menyusul pegulat Kota Cirebon, Dewi Atiya, yang lebih dulu mencatatkan namanya sebagai peraih medali emas PON XX 2021 Papua.

Baca juga: UPDATE 56 Hari Kasus Perampasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang, Anak Yoris Gambar Kuburan Neneknya

"Mohon doanya dari seluruh masyarakat Kota Cirebon sehingga mereka bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Jawa Barat," ujar Atep Kosasih.

Atep menyampaikan, terdapat empat pegulat asal Kota Cirebon yang memperkuat Kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua.

Di antaranya, Dewi Atiya yang meraih emas dari nomor 57 kilogram putri gaya bebas, Adit, Peri, dan pegulat lainnya ialah Nida Jeyan.

Namun, Nida yang diturunkan di nomor 68 kilogram putri gaya bebas harus mengakui kehebatan lawannya saat perebutan medali perunggu.

"Keempatnya merupakan putra-putri terbaik dan andalan Kota Cirebon dalam cabang olah raga gulat," kata Atep Kosasih.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved