Breaking News:

Gegara Kasus Lahan, Nenek 90 Tahun Melapor Dianiaya Anak dan Cucu, Polisi Sebut Belum Cukup Bukti

Diduga buntut kasus rebutan lahan pertanian, seorang nenek berusia 90 tahun mengaku dianiaya anak dan cucunya.

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ilustrasi aniaya 

TRIBUNCIREBON.COM, MEDAN-  Diduga buntut kasus rebutan lahan pertanian, seorang nenek berusia 90 tahun mengaku dianiaya anak dan cucunya.

Namun polisi menyatakan laporan nenek bernama Lempeh ini belum cukup bukti.

Polrestabes Medan masih menggelar penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Untuk sampai saat ini masih belum cukup bukti," kata Plt Satreskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra dikutip Tribunnews dari Tribun Medan, Sabtu (9/10/2021).

Dia pun menjelaskan bahwa sampai ini saksi yang diperiksa oleh pihaknya belum ada yang membenarkan bahwa pelapor dianiaya.

Baca juga: Nenek 74 Tahun Dibunuh dan Dirudapaksa Pria di Samosir, Polisi Hadiahi Timah Panas, Ini Kronologinya

Baca juga: Nenek 90 Tahun Ini Lapor Polisi Karena Diusir dan Dianiaya Anak Cucunya dari Lahan Pertaniannya

"Padahal korban mengatakan dirinya dianiaya. Tapi saksi bilang tidak dianiaya melainkan mau diangkat saja," ujarnya.

Lempeh Sinulingga saat dibawa ke Polrestabes Medan bersama keluarga dan kuasa hukumnya untuk mengadu soal laporannya yang mandek, Kamis (7/10/2021)
Lempeh Sinulingga saat dibawa ke Polrestabes Medan bersama keluarga dan kuasa hukumnya untuk mengadu soal laporannya yang mandek, Kamis (7/10/2021) (TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY)

Rafles pun membenarkan bahwa salah satu terlapor yakni Yeremia adalah oknum TNI.

"Ya katanya. Tapi kan yang dilaporkan di Polrestabes kan tidak ada TNI nya," ujarnya.

"Tadi katanya sudah diproses di Mahkamah Militer (Yeremia). Tapi saya tidak tahu juga," tambahnya.

Baca juga: Malam Minggu, Sepasang Kakek Nenek di Cianjur Tertimpa Reruntuhan Rumah Ambruk, Begini Nasibnya Kini

Baca juga: Muhammad Kece Minta Maaf Takut Dianiaya Lagi, Polri Pastikan Irjen Napoleon Diawasi Petugas Rutan

Sebelumnya dikabarkan, Lempeh Sinulingga, warga Dusun V Lau Bilung, Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang mendesak pihak Polrestabes Medan agar secepatnya menangkap anak dan cucunya sendiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved