Breaking News:

Anggota DPRD Indramayu Jadi Tersangka

Istri Anak Buah AHY Menangis saat Bersaksi, Suami Jadi Tersangka Tragedi Berdarah di Lahan Tebu

Ketua F-Kamis sekaligus anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Demokrat atau anak buah AHY, Taryadi ditetapkan sebagai tersangka

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Istri dari Taryadi - anak buah AHY, Anisah (29) saat memberikan kesaksian di DPC Partai Demokrat Indramayu, Rabu (6/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) sekaligus anggota DPRD Indramayu dari Partai Demokrat atau anak buah AHY, Taryadi ditetapkan sebagai tersangka.

Selain Taryadi, polisi juga menetapkan 6 orang lainnya yang semuanya adalah anggota dari F-Kamis.

Kasus ini bermula saat terjadinya penyerangan di lahan tebu PG Jatitujuh hingga mengakibatkan 2 orang petani warga Kabupaten Majalengka meninggal dunia pada Senin (4/10/2021).

Kejadian tersebut tepatnya terjadi di perbatasan Indramayu-Majalengka di Blok Makam Bujang Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Istri dari Taryadi, Anisah (29) mengatakan, sangat terpukul saat suaminya tersebut dijemput paksa polisi di rumahnya di Desa Amis, Kecamatan Cikedung.

Pasalnya, polisi langsung datang dan berteriak lalu dalam sekejap membawa Taryadi dengan cara ditarik-tarik masuk ke dalam mobil baracuda.

"Katanya tuh ada yang mati dua, mati dua, jangan bergerak ada yang mati dua gitu," ujar dia saat ditemui di DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Rabu (6/10/2021).

"Terus bapak gak ngomong apa-apa langsung ditarik-tarik dari rumah sampai perempatan, bukan dimasukin mobil di depan rumah tapi ini di tarik-tarik, ini memalukan suami saya," lanjut Anisah.

Dengan mata berkaca-kaca, Anisah juga menyampaikan, dirinya berani bersaksi dan bersumpah saat waktu kejadian suaminya tersebut sedang ada di rumah.

Menurut Anisah, Taryadi tidak terlibat sama sekali dalam kasus itu.

Pihak keluarga juga meminta yang terbaik dan keadilan dalam kasus tersebut.

"Jangan malah menyudutkan suami saya. Seolah olah suami saya yang terlibat langsung dalam permasalahan ini, anak saya sampai trauma lihat bapaknya di tarik-tarik," ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Taryadi, Deden Muhamad Surya menambahkan, pihaknya akan berupaya mengawal kasus tersebut.

Deden Muhamad Surya pun meyakini Taryadi tidak bersalah.

Sebelum kejadian, kata dia, Taryadi diketahui juga sudah berupaya untuk mengimbau kepada anggotanya untuk menahan diri dan tidak membuat aksi yang mengarah ke arah kriminalitas.

Selain itu, Taryadi, lanjut Deden Muhamad Surya juga sudah bersurat meminta perlindungan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, mengingat situasi di lapangan sudah mulai memanas.

"Tapi surat itu tidak ada tanggapan hingga akhirnya justru terjadi kejadian tersebut, saya juga belum mendapat kesempatan untuk bertemu langsung klien saya," ujar dia.

Baca juga: TERUNGKAP, Motif di Balik Hilangnya Nyawa Dua Petani di Lahan Tebu Jatitujuh, Ini Kata Polisi

Baca juga: Kapolres Indramayu Bakal Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan di Lahan Tebu PG Jatitujuh

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved