Pengakuan Wanita Pembunuh Pacar Sesama Jenisnya, Cengengesan Saat Dicecar Polisi, Begini Katanya
Vini Rundengan (23) seorang gadis Manado menjadi korban pembunuhan oleh kekasih sesama jenisnya berinisial MW (20).
Pelaku sempat panik dan sedih
Setelah membunuh kekasih sesama jenisnya, pelaku sempat panik.
Pelaku kemudian teriak meminta tolong kepada teman kosannya itu untuk melihat korban yang ada di kamar.
Teman kosan pun langsung berlari menuju kamar kosan korban, Vini Rundengan.
Betapa syoknya para saksi melihat korban sudah bersimbah darah.
Sementara itu, pelaku tampak gemetar memegang alat bukti gunting, yang digunakan untuk menikam kekasihnya.
Gunting itu pun sudah berlumuran darah.
Dalam perjalanan korban sempat bilang rasa sakit, dan akhirnya meninggal sebelum sampai di rumah sakit.
"Korban sempat mengeluh kesakitan. Sakit, sakit," kata teman kos.
Edwin juga menceritakan saat kejadian pelaku ikut mengantarkan korban ke rumah sakit.
Pelaku hanya duduk diam dan saat tahu korban sudah meninggal hanya menangis.
"Dari pengakuan pelaku kepada kami, memang mereka sempat saling rampas gunting kemudian tertusuk ke dada korban," ungkapnya.
Baca juga: Kronologi Gadis Manado Dibunuh di Atas Ranjang oleh Pacar Wanitanya hanya karena Masalah Sepele
Kondisi kejiwaan pelaku
Melihat pelaku yang sangat santai saat diinterogasi polisi, penyidik pun melakukan tes kejiwaan terhadap MW.
Kondisi kejiwaan tersangka pembunuhan kekasih sejenis di Manado berinisial MW (20), warga Kelurahan Ranotana Lingkungan VI, Kecamatan Sario, Manado, Sulut itu pun terungkap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/viny-rundengan-tewas-ditikam-kekasih-sesama-jenis-penghuni-kos-ungkap-hal-mistis-diikuti-korban.jpg)