Kamis, 28 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Viral

Pengakuan Ustaz Encep di Sukabumi Seusai Dirinya Viral Disebut Waliyullah, Begini Katanya

Ia mengatakan, karena telanjang setengah badan alias tidak pakai baju diduga menjadi pemicu dirinya disebut Waliyullah.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ustaz Encep Jenal Muttaqin, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Leuwi Cagak II di Kampung Lewi Cagak RT 05 RW 02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memberikan klarifikasi, Minggu (3/10/2021) 

"Ini perhatikan untuk rekan-rekan yang tidak pakai baju itu Ustaz Encep pemimpin pesantren yang mengaku sekarang jadi wali, mengaku sekarang sudah dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul untuk menjadi waliyullah, adalagi katanya dia lagi naikin elmu," isi suara pria dalam pesan suara viral.

Ustaz yang disebut pria dalam VN sebagai Waliyullah sebelah kiri tidak pakai baju
Ustaz yang disebut pria dalam VN sebagai Waliyullah sebelah kiri tidak pakai baju (Istimewa)

Ia juga menyebut terdapat seorang pria yang  ia sebut mengaku pernah ke Arasy dan dipanggil abah.

"Yang kedua itu ustaz Samsul yang pake baju hitam, itu pengurus Goib Kecamatan Surade yang sudah dipecat, yang ketiga yang pake kaos putih kepalanya diiket itulah yang dipanggil abah-abah itu orang Malang, nama lengkapnya sudah ada di atas kiai haji apa itu, pengurus NU juga. Itulah yang mengaku dia sudah bolak-balik ke Arasy dan sudah jaminan surga, begitulah informasinya," katanya.

Pria dalam VN itu juga menyebut nama seorang kepala Desa di Kecamatan Surade.

Bakang, nama Kades yang disebut pria dalam VN.

"Terus yang keempat itu Lurah Bakang pake baju kuning sorban putih, kopiah hitam ini pendamping hukum para Apdesi para Lurah se-Kecamatan Surade, Bakang Lurah Cipeuney, terus yang terakhir itu pihak kepolisian, ana gak paham," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Sukabumi AKB Dedy Darmawansyah mengatakan, hasil penyelidikan bahwa ustaz yang disebut pria dalam VN itu tidak pernah mengaku sebagai wali.

"Hasil awal diketahui bahwa ustaz tersebut tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Wali, sehingga yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi," kata Dedy.

Baca juga: Kepala Sekolah Dijatuhi Hukuman Mati Gara-gara Lakukan Penistaan Agama, Singgung Soal Nabi

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved