Kamis, 28 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Viral

Pengakuan Ustaz Encep di Sukabumi Seusai Dirinya Viral Disebut Waliyullah, Begini Katanya

Ia mengatakan, karena telanjang setengah badan alias tidak pakai baju diduga menjadi pemicu dirinya disebut Waliyullah.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ustaz Encep Jenal Muttaqin, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Leuwi Cagak II di Kampung Lewi Cagak RT 05 RW 02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memberikan klarifikasi, Minggu (3/10/2021) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Ustaz Encep Jenal Muttaqin, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Leuwi Cagak II di Kampung Lewi Cagak RT 05 RW 02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memberikan klarifikasi, Minggu (3/10/2021).

Ia memberikan keterangan setelah namanya viral disebut waliyullah dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul oleh pria yang belum diketahui identitasnya dalam sebuah pesan suara viral.

Ia mengatakan, karena telanjang setengah badan alias tidak pakai baju diduga menjadi pemicu dirinya disebut Waliyullah.

Fotonya pun viral. Menurutnya foto itu diambil saat acara pengajian yang dilakukannya beberapa minggu lalu.

Ustaz Encep Jenal Muttaqin, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Leuwi Cagak II di Kampung Lewi Cagak RT 05 RW 02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memberikan klarifikasi, Minggu (3/10/2021)
Ustaz Encep Jenal Muttaqin, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Leuwi Cagak II di Kampung Lewi Cagak RT 05 RW 02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memberikan klarifikasi, Minggu (3/10/2021) (Istimewa)

"Saya sendiri sebetulnya gak ngerti kronologinya gimana kok bisa rame seperti ini, hanya saja saya mengadakan acara legian yang isinya istigosah membaca suratul ikhlas dengan kalimah laa ilaha illallah berjalan selama 24 malam. Alhamdulillah selama acara itu berlangsung di 24 malam kondusif tidak terjadi apa-apa, semua aman," ujar Ustaz Encep di pondok pesantrennya.

Seusai acara Istigosah tersebut namanya malah viral melalui pesan suara yang sampai saat ini pihaknya tidak tahu.

"Nah seminggu setelah acara saya pun dikagetkan pagi-pagi buka handphone ada WA dari temen yang isinya voice note (VN). Pas dibuka katanya di Surade ada seorang ustaz atau kiai yang mengklaim dirinya sebagai waliyullah dan dilantik oleh nabi hidir sama Nyi Roro Kidul, dan kiai itu ditujukan dengan nama saya.

Saya sendiri kaget kok tiba-tiba muncul isu seperti ini, kronologinya saya gak ngerti dia tahu dapat darimana isu itu, asumsi itu, saya sendiri gak ngerti. Mungkin ya orang-orang berasumsi mengatakan bahwa saya mengaku wali karena saya gak pakai baju ini," terangnya.

Saat ini dirinya telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Ia melaporkan pembuat pesan suara yang menyebutkan waliyulllah dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul karena merasa dirugikan dan dianggap fitnah.

"Makanya sampai saat ini saya pun bingung karena belum pernah ketemu dengan orang itu, klarifikasi langsung engga dan saya pun akhirnya karena dibawah ini ricuh, dari jamaah, mau ginilah mau gitulah, akhirnya karena acara ini dinaungi oleh Nahdatul Ulama sama GP Ansor Kecamatan Surade, makanya konfirmasi dengan GP Ansor, GP Ansor siap membackup untuk badan hukum dan apapun, akhirnya lari ke Polres, udah ditangani, udah bikin LP," jelasnya.

Baca juga: HEBOH Ada Waliyullah di Sukabumi yang Telah Dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul

Dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul

Baru-baru ini warga Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dihebohkan dengan pesan suara atau voice note (VN) yang tersebar luas menyebut ada waliyullah yang dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.

Dalam pesan suara viral yang didengar Tribunjabar.id pada Minggu (3/10/2021) waliyullah yang katakan pria yang belum diketahui identitasnya ini menyebut nama seorang yang disebutnya sebagai ustaz di salah satu pondok pesantren di Surade.

"Ini perhatikan untuk rekan-rekan yang tidak pakai baju itu Ustaz Encep pemimpin pesantren yang mengaku sekarang jadi wali, mengaku sekarang sudah dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul untuk menjadi waliyullah, adalagi katanya dia lagi naikin elmu," isi suara pria dalam pesan suara viral.

Ustaz yang disebut pria dalam VN sebagai Waliyullah sebelah kiri tidak pakai baju
Ustaz yang disebut pria dalam VN sebagai Waliyullah sebelah kiri tidak pakai baju (Istimewa)

Ia juga menyebut terdapat seorang pria yang  ia sebut mengaku pernah ke Arasy dan dipanggil abah.

"Yang kedua itu ustaz Samsul yang pake baju hitam, itu pengurus Goib Kecamatan Surade yang sudah dipecat, yang ketiga yang pake kaos putih kepalanya diiket itulah yang dipanggil abah-abah itu orang Malang, nama lengkapnya sudah ada di atas kiai haji apa itu, pengurus NU juga. Itulah yang mengaku dia sudah bolak-balik ke Arasy dan sudah jaminan surga, begitulah informasinya," katanya.

Pria dalam VN itu juga menyebut nama seorang kepala Desa di Kecamatan Surade.

Bakang, nama Kades yang disebut pria dalam VN.

"Terus yang keempat itu Lurah Bakang pake baju kuning sorban putih, kopiah hitam ini pendamping hukum para Apdesi para Lurah se-Kecamatan Surade, Bakang Lurah Cipeuney, terus yang terakhir itu pihak kepolisian, ana gak paham," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Sukabumi AKB Dedy Darmawansyah mengatakan, hasil penyelidikan bahwa ustaz yang disebut pria dalam VN itu tidak pernah mengaku sebagai wali.

"Hasil awal diketahui bahwa ustaz tersebut tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Wali, sehingga yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi," kata Dedy.

Baca juga: Kepala Sekolah Dijatuhi Hukuman Mati Gara-gara Lakukan Penistaan Agama, Singgung Soal Nabi

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved