Breaking News:

Wacana Provinsi Cirebon Raya

Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Ditolak 4 Kepala Daerah, Tapi Profesor Ini Bilang Peluang Bagus 

Ramai dibicarakan soal sejumlah kepala daerah sepakat menolak pembentukan Provisi Cirebon Raya. Tapi ada profesor menilai sebagai peluang bagus.

Editor: dedy herdiana
bisnis.com
Wacana Provinsi Cirebon Raya mencakup wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ramai dibicarakan soal sejumlah kepala daerah sepakat menolak pembentukan Provisi Cirebon Raya.

Namun ternyata ada seorang profesor, pengamat kebijakan publik menilai pembentukan Provisi Cirebon Raya sebagai peluang bagus.

Kabar terbaru, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, tak mengizinkan namanya dicantumkan dalam Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya (KP3C) yang dideklarasikan di Kota Cirebon, beberapa waktu lalu.

"Saya tidak pernah memberikan izin nama saya dicantumkan," ujar Azis saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Rabu (29/9).

Baca juga: Empat Kepala Daerah Menolak Mentah-mentah Provinsi Cirebon, Wali Kota Cirebon pun Tak Setuju

Tribun Jabar Edisi Cetak.
Tribun Jabar Edisi Cetak. (Tribun Jabar)

Ia juga mengaku tak tertarik dengan wacana itu karena pemekaran provinsi baru membutuhkan banyak tenaga dan biaya.

Saat ini, menurut Aziz, hal yang lebih penting dari pembentukan provinsi baru ialah menangani pandemi Covid-19 untuk menyelamatkan masyarakat. Azis juga mengaku lebih memilih untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Jawa Barat. "Mewujudkan visi misi Jabar Juara Lahir Batin," ujarnya.

Namun, Azis mengakui, saat masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon, beberapa waktu lalu, ia sempat membubuhkan tanda tangannya terkait wacana pembentukan Provinsi Cirebon Raya. Saat itu, kata Azis, ia didatangi beberapa perwakilan KP3C dan menyetujui rencana tersebut.

Baca juga: Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya Sebut Ciayumajakuning Layak Jadi Provinsi Baru

"Sekarang berkembang dan pemikiran berubah. Saya tegas menolak membahas provinsi baru," kata Azis.

Penolakan terhadap pembentukan Provinsi Cirebon Raya juga ditegaskan Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. Imron mengatakan, belum mengetahui adanya kajian dalam pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) itu. Selain itu, ia juga belum tahu pasti tujuan dan potensi dari pembentukan Provinsi Cirebon Raya tersebut.

"Jangan sampai pemekaran provinsi baru ini tidak mempunyai tujuan yang jelas," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (29/9).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved