Minggu, 26 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ini 6 Hal yang Wajib Dihentikan Jika Anda Penderita GERD

Ketika Anda adalah seorang penderita GERD, maka anda wajib menghentikan lima hal yang bisa memicu penyakit tersebut.

Penulis: MG Cirebon | Editor: Machmud Mubarok
Shutter Stock
Ilustrasi jika Anda terkena GERD 

6 Hal yang Wajib Dihentikan Jika Anda Penderita GERD

TRIBUNCIREBON.COM – Ketika Anda adalah seorang penderita GERD, maka anda wajib menghentikan lima hal yang bisa memicu penyakit tersebut.

Kondisi ini umumnya dapat mempengaruhi seluruh aktivitas di hidup Anda. Mungkin perlu untuk berhenti makan beberapa makanan favorit Anda.

Bahkan ketika Anda dan dokter memutuskan untuk perawatan GERD Anda, penting juga untuk mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan karena mengetahui apa yang harus dilakukan.

Dikutip dari verywellhealth.com, Berikut ini adalah 6 hal yang mungkin Anda lakukan dan harus dihentikan jika Anda tidak ingin selamanya menjadi penderita GERD:

1. Jangan makan berlebihan

Makanan besar memperluas perut Anda dan meningkatkan tekanan ke atas terhadap sfingter esofagus bagian bawah (LES), yang merupakan katup antara kerongkongan dan perut Anda. Hal ini dapat menyebabkan mulas.

Cobalah saran dari para ahli berikut ini:

Makan enam makanan dengan porsi kecil setiap hari, bukan tiga dengan porsi yang lebih besar. Ini akan membantu menjaga perut agar tidak terlalu kenyang dan juga akan membantu mencegah produksi asam lambung yang berlebihan.

Tiga makanan utama dengan porsi kecil dan tiga makanan ringan juga dapat membantu.

2. Jangan Makan Makanan Pemicu

Ada beberapa alasan mengapa beberapa makanan menyebabkan mulas. Entah sfingter esofagus bagian bawah rileks saat seharusnya tidak, atau perut memproduksi terlalu banyak asam.

Ketika LES adalah penyebabnya, makanan dan asam lambung kembali naik ke kerongkongan Anda.

Berikut ini makanan yang dapat mengendurkan LES meliputi:

- Makanan yang digoreng (berminyak)

- Daging tinggi lemak

- Saus krim

- Produk susu murni

- Cokelat

- Permen

- Minuman berkafein (misalnya, minuman ringan, kopi, teh, kakao)

Makanan yang dapat merangsang produksi asam dan meningkatkan mulas meliputi:

- Minuman berkafein

- Minuman berkarbonasi

- Alkohol

- Makanan pedas

- Jus jeruk

- Produk minuman berbasis tomat

3. Jangan Berbaring Terlalu Cepat Setelah Makan

Berbaring dengan perut penuh dapat menyebabkan isi perut menekan lebih keras terhadap sfingter esofagus bagian bawah (LES), meningkatkan kemungkinan makanan refluks.

Cobalah saran berikut ini:

- Tunggu setidaknya dua hingga tiga jam setelah makan untuk pergi tidur

- Hindari ngemil larut malam.

- Jika salah satu makanan Anda ternyata lebih besar dari yang lain, usahakan untuk memakan makanan itu untuk makan siang, bukan makan malam.

4. Jangan Merokok

Jika Anda merokok, Anda harus mempertimbangkan untuk berhenti. Merokok dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, dan sakit maag adalah salah satunya. Ini terutama berlaku untuk orang-orang dengan GERD.

Beberapa cara merokok dapat meningkatkan kemungkinan menderita sakit maag meliputi:

- Mengurangi produksi air liur

Air liur bersifat basa, sehingga dapat membantu menetralkan asam lambung. Air liur juga dapat meredakan sakit maag dengan memandikan kerongkongan dan mengurangi efek asam yang direfluks ke kerongkongan dengan mencucinya kembali ke perut.

- Perubahan asam lambung

Merokok dapat meningkatkan produksi asam lambung. Ini juga dapat meningkatkan pergerakan garam empedu dari usus ke lambung, yang membuat asam lambung lebih berbahaya.

- Gangguan fungsi sfingter esofagus bagian bawah

Merokok dapat melemahkan dan mengendurkan LES, yang merupakan katup di persimpangan antara kerongkongan dan lambung.

Jika LES tidak bekerja dengan baik atau rileks secara tidak tepat, isi lambung dapat naik kembali ke kerongkongan.

- Kerusakan pada kerongkongan

Merokok dapat langsung melukai kerongkongan, membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan lebih lanjut dari refluks asam.​

5. Jangan Terlalu Banyak Minum Alkohol

Alkohol meningkatkan jumlah asam yang diproduksi lambung dan melemaskan sfingter esofagus bagian bawah (LES).

6. Jangan Terlalu Stres

Stres belum terbukti benar-benar menyebabkan mulas. Namun, hal itu dapat menyebabkan perilaku yang dapat memicu mulas.

Selama masa stres, rutinitas terganggu, dan Anda mungkin tidak mengikuti rutinitas normal Anda dalam hal makanan, olahraga, dan obat-obatan.

Karena stres Anda secara tidak langsung dapat menyebabkan mulas, penting untuk menemukan cara untuk mengurangi stres, dan dengan demikian membuat mulas yang berhubungan dengan stres lebih kecil kemungkinannya.

Cobalah metode relaksasi seperti latihan pernapasan, meditasi, mendengarkan musik, atau berolahraga.​ (verywellhealth.com/Tiara)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved