Breaking News:

BKPSDM Kabupaten Majalengka Temukan Hal Ini di Hari Pertama Pelaksanaan SKD CPNS

peserta yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan rapid test antigen yang berlaku 1 × 24 jam, hanya membawa fotokopi

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah peserta SKD CPNS Kabupaten Majalengka mengantre di ruang registrasi sebelum memasuki Aula UMC, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (20/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - BKPSDM Kabupaten Majalengka menemukan sejumlah kendala saat hari pertama pelaksanaan SKD CPNS di UMC, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (20/9/2021).

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ridwan M Ramdani, mengatakan, kendala tersebut berasal dari para peserta.

Misalnya, peserta yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan rapid test antigen yang berlaku 1 × 24 jam, hanya membawa fotokopi KTP, dan lainnya.

"Alhamdulillah, semuanya dapat terselesaikan dan seluruh peserta bisa mengikuti SKD CPNS," ujar Ridwan M Ramdani saat ditemui usai kegiatan.

Karenanya, pihaknya meminta para peserta yang akan mengikuti SKD CPNS Kabupaten Majalengka benar-benar mempersiapkan seluruh persyaratan yang harus dibawa.

Baca juga: Biometrik Wajah Tak Dikenali, Peserta SKD CPNS Kabupaten Majalengka Tak Boleh Ikut Tes

Baca juga: Ratusan Peserta Tes CPNS Kabupaten Majalengka Ikuti Tes SKD di Universitas Muhammadiyah Cirebon

Ia mengatakan, persyaratan tersebut dapat dicek langsung oleh para peserta di website dan akun media sosial resmi BKPSDM Kabupaten Majalengka.

Menurut dia, jika para peserta lebih teliti dan menyiapkan perlengkapannya secara matang maka hal-hal semacam itu dapat dihindari.

Selain itu, para peserta juga bisa lebih fokus untuk mengikuti SKD CPNS karena tinggal menunjukkan persyaratannya kepada panitia.

"Beberapa kasus yang ditemukan juga ada peserta yang mengenakan sepatu tidak sesuai persyaratan, sehingga diminta segera diganti," kata Ridwan M Ramdani.

Bahkan, pihaknya juga menyediakan pemeriksaan rapid test antigen di lokasi bagi peserta yang masa berlaku suratnya telah habis.

Ridwan berharap, hal-hal semacam itu tidak terulang kembali karena dikhawatirkan mengganggu pelaksaan SKD CPNS dan merugikan peserta sendiri.

Baca juga: Ujian SKD CPNS Majalengka Pasti Digelar Pekan Depan, Ini Syarat Wajib yang Harus Dipenuhi Peserta

Baca juga: Cek Jadwal Ujian CPNS 2021 di www.sscasn.bkn.go.id, Dilengkapi Lokasi dan Materi Ujian Tes SKD

Baca juga: Peserta Ujian Seleksi CPNS dan PPPK Wajib Bawa Hasil Tes PCR, Sekda Kuningan Jelaskan Begini

Baca juga: Pemkab Indramayu Ingatkan, Tes Swab Covid-19 Jadi Syarat Wajib Peserta CPNS Ikut Ujian SKD 2021

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved