Pengurus DPC PDIP Kuningan Datangi Mapolres, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan
hoak itu muncul di kanal YouTube Hersubeno Point hingga tersebar di media sosial, dengan menampilkan kondisi kesehatan Megawati
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kuningan dikomandoi Ketua, H Acep Purnama dan didampingi Sekretaris Nuzul Rachdy kompak mendatangi Mapolres Kuningan.
Tidak banyak waktu saat di Mapolres Kuningan , mereka langsung melaporkan pembuat konten yang dianggap telah menyebar berita atau informasi hoaks pada sosok Hj Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.
Informasi bohong alias hoak itu muncul di kanal YouTube Hersubeno Point hingga tersebar di media sosial, dengan menampilkan kondisi kesehatan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, dengan judul Ketum PDIP Megawati Dikabarkan Koma dan Dirawat di RSPP dan video tersebut tayang perdana pada Kamis (09/09/2021).
Diketahui Surat Tanda Bukti Terima Berkas Laporan Tertulis yang ditandatangani Kanit Tipiter, Dahroji, dalam laporan DPC PDIP Kuningan ini tertanggal 10 September, dengan pelapor atas nama Dede Sembada.
"Pada Hari Sabtu, tanggal 11 September 2021 sekira jam 19.00 Wib diduga telah terjadi dugaan Tindak Pidana menyebarkan Berita Bohong atau Hoax yang dilakukan oleh terlapor dengan cara bahwa terlapor membuat berita di Channel Youtube Hersubeno Point," ujar Nuzul Rachdy yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan.
Baca juga: Megawati Diberitakan Meninggal Dunia, DPC PDIP Majalengka Minta Polisi Usut Penyebar Hoaks
Baca juga: Megawati Jadi Korban Hoaks Lantaran Dikabarkan Stroke, Ini Deretan Kabar Bohong Lain Sang Ketum PDIP
Baca juga: Tumben Nih, Biasanya Kritik Tajam, tapi PDIP & PSI Siap Dukung Anies untuk Urusan Satu Ini, Apa ya?
Menurutnya, PDIP Kuningan sendiri menilai dengan terjadinya penyebaran berita bohong itu mengakibatkan terjadinya gejolak di dalam internal Kader Partai PDIP dan gejolak di masyarakat Kabupaten Kuningan.
"Berita tersebut bohong karena ketika diadakan Pendidikan Kader Madya Partai melalui webinar, diketahui bahwa Ketum Megawati Soekarnoputri dalam keadaan sehat dan memberikan klarifikasi terkait berita bohong tersebut," kata Zul sapaan politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Kuningan.
Terkait aduan yang disampaikan kepada Polres Kuningan ini, PDIP menyertakan 1 unit flashdisk yang berisi file video sebagai bukti aduan. “Dalam laporan tadi, kami serta video dalam file di Flashdisk sebagai bukti,” katanya.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja mewakil Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya membenarkan telah berlangsung kegiatan pelaporan polisi yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Kuningan.
“Iya sudah diterima berkas aduan terkait hoaks sakitnya Ibu Megawati, yang dilaporkan akun Hersubeno Arief,” ujar Kasat Reskrim tadi.
Dipolisikan
Hersubeno Arif dilaporkan DPD PDIP ke Polda Jabar atas tuduhan menyebarkan berita bohong atau hoax terkait kondisi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Perwakilan Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat DPD PDIP Jabar, Ucok RP Tamba mengatakan, pihaknya melaporkan Hersubeno Arief lantaran salah satu konten di chanel Youtubenya menyebutkan Megawati tengah koma di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta.
"Kami berkeberatan dengan isi konten tersebut, karena memuat berita yang tidak benar, kami laporkan adalah adanya kutipan yang bunyinya Megawati Koma di ICU RSPP, Valid 1000%, di kanal YouTube tersebut," ujar Ucok, di Polda Jabar, Senin (13/9/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/pdip-kuningan-lapor-ke-polisi.jpg)