Breaking News:

Megawati Diberitakan Meninggal Dunia, DPC PDIP Majalengka Minta Polisi Usut Penyebar Hoaks

sebagai bentuk dukungan terhadap jajaran kepolisian untuk mengungkap dalang penyebar berita bohong atas meninggalnya Megawati.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Sekretaris PDI Perjuangan Majalengka, Tarsono D Mardiana mendatangi Kantor Kepolisian Resor Majalengka yang diterima langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi untuk mendukung kepolisian mengusut tuntas kasus berita bohong meninggalnya Megawati Soekarnoputri 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Beredarnya berita bohong terkait meninggal dunianya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam beberapa hari terakhir ini mengundang reaksi sejumlah DPC PDIP di daerah, tak terkecuali Majalengka.

DPC PDIP Majalengka langsung mendatangi Kantor Kepolisian Resor Majalengka pada Senin (13/9/2021) dengan dipimpin langsung oleh Sekretarisnya, Tarsono D Mardiana.

Di hadapan Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, Tarsono mengungkapkan tujuannya mendatangi Polres tidak lain sebagai bentuk dukungan terhadap jajaran kepolisian untuk mengungkap dalang penyebar berita bohong atas meninggalnya Megawati.

"Jadi kita tidak membuat laporan kepada Kapolres Majalengka. Tapi hari ini kita hanya menyampaikan surat dukungan saja kepada Polri agar segera menuntaskan kasus ini," ujar Tarsono kepada media, Senin (13/9/2021).

Dengan disampaikannya surat dukungan itu, Tarsono menjelaskan, pihaknya hanya ingin menyelesaikan masalah tersebut secara jalur hukum.

Baca juga: Diduga Sebar Hoaks Soal Megawati Koma, Hersubeno Arief Dipolisikan DPD PDI Jabar

Baca juga: Megawati Jadi Korban Hoaks Lantaran Dikabarkan Stroke, Ini Deretan Kabar Bohong Lain Sang Ketum PDIP

Baca juga: Megawati Beri Peringatan untuk Haters Jokowi: Masih Ada yang Suka Bilang Kodok, Mereka Itu Pengecut!

Sehingga, DPC PDIP Majalengka mendukung penuh atas laporan yang dilakukan oleh DPP PDIP.

"Makanya kita menyampaikan surat dukungan ini, cara dengan menyampaikan kepada polri melalui polres majalengka. Kita tidak mau melakukan tindakan anarkis, tidak mau membuat kondisi politik dan Kamtibmas masyarakat terganggu," ucapnya.

Sementara, ia menyebut, sampai saat ini, Megawati Soekarnoputri dalam keadaan baik-baik saja.

Kabar meninggalnya Ketua Umum memang tidak benar adanya.

Faktanya, ketua umum sekaligus mantan Presiden ke-5 Indonesia itu saat ini dalam kondisi sehat walafiat.

"Kondisi ibu Mega saat ini kondisinya sehat walafiat, bahkan saat berita bohong beredar pada hari Kamis (9/9/2021) kemarin, sedang mimpin rapat kaderisasi TOT Partai. Dan, malahan saya juga ikut secara virtual," jelas dia.

Tarsono menambahkan, pelaku penyebar berita hoak diharapkan segera bertanggung jawab secara hukum.

"Atas nama bersangkutan dan pribadi, account yang memberitakan itu harus bertanggung jawab secara hukum."

"Jadi, itu (datang ke Polres Majalengka) bentuk dukungan melalui surat kepada pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus tersebut," kata pria yang juga Wakil Bupati Majalengka ini.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved