Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Saudara Bukan Saksi Pun Bukan, Seorang Pria Datangi Rumah Korban Pembunuhan di Subang & Lakukan Ini

Di saat masih misterinya siapa dan apa motif kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, tetiba muncul seorang pria yang mendatangi rumah korban atau TKP

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar
Salah seorang warga asal Bekasi Jawa Barat saat sedang berdoa dilokasi kejadian pembunuhan Ibu dan anak di Subang, Senin (6/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Di tengah masih misterinya siapa dan apa motif kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, tetiba muncul seorang pria yang mendatangi rumah korban atau TKP, Senin (6/9/2021) pagi.

Kedatangan sosok pria yang tetiba mendatangi rumah korban yang menjadi TKP pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), tentu sempat membuat kaget warga sekitar.

Tak lama kemudian diketahui, bahwa pria setegah baya itu bernama Aji Uno (58) yang merupakan warga Bekasi, tepatnya dari Kota Bekasi.

Baca juga: Diduga Pembunuhan Amalia dan Tuti Dipicu Konflik Yayasan, Yoris Tulis Curahan Hati: Pergi Tanpa Uang

Ternyata, meninggalnya Tuti dan Amalia sebagai korban pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, telah menjadi sorotan masyarakat Indonesia.

Banyak yang prihatin atas meninggalnya Tuti bersama anaknya Amalia.

Keduanya ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam bagasi mobil mewah Toyota Alphard.

Bukan hanya keluarga kedua korban, banyak masyarakat yang sangat prihatin.

Salah satunya, Aji Uno yang mengaku sengaja menyambangi lokasi kejadian yang berada di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, untuk berdoa.

"Allhamdulilah, saya ini bukan kerabat dekat atau family dari korban, saya datang dari jauh dari Bekasi, saya sengaja datang untuk berdoa karena prihatin atas kasus ini," ujar Aji Uno selepas melakukan berdoa di lokasi kejadian, Senin (6/9/2021).

Ia berharap agar kasus pembunuhan ini segera terungkap dan segera diumumkan ke publik.

"Saya datang bersama keluarga saya, saya memang sengaja jauh-jauh datang ke sini untuk berdoa, saya berharap kasus ini supaya cepat terungkap," katanya.

Bukan hanya itu, ia juga berdoa kepada Yang Mahakuasa pihak kepolisian dimudahkan dalam menangani kasus ini serta diberi keselamatan dalam menjalankan tugas.

"Semoga Bapak Polisi dimudahkan tugas dari kepolisian dalam mengungkapnya, Insya Allah ini akan benderang dalam waktu dekat," ucap Aji.

Diketahui, kasus kematian dari Tuti dan Amalia saat ini sudah berjalan hampir tiga pekan, tapi masih belum juga terungkap.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved