Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Diduga Pembunuhan Amalia dan Tuti Dipicu Konflik Yayasan, Yoris Tulis Curahan Hati: Pergi Tanpa Uang

Polisi masih berupaya keras untuk mengungkap motif dan siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Editor: dedy herdiana
TribunJabar.id/Dwiki Maulana Vellayati
Tim Inafis dari Polres Subang saat melakukan penyelidikan ulang terhadap penemuan mayat Ibu dan Anak di Subang, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Polisi masih berupaya keras untuk mengungkap motif dan siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian menyebutkan telah meneukan titik terang soal motif.

Kapolres Subang AKBP Sumarni menyebut titik terang pertama di balik kasus itu diduga bukan karena perampokan atau pencurian dengan kekerasan. 

"Kalo pencurian memang tidak ada barang berharga yang, sudah dicek ya tadi sama tim tidak ada yang hilang hanya berantakan saja," ujar AKBP Sumarni di lokasi kejadian, Rabu (18/8/2021).

Bahkan, ada uang puluhan juta di rumah justru tidak diambil oleh pelaku.  Kuasa hukum Yosef, suami dari Tuti sekaligus ayah dari Amalia, Rohman Hidayat menyebut bahwa ada uang Rp 30 juta di dalam rumah saat perampasan nyawa itu terjadi.

"Iya, ada uang Rp 30 juta di rumah tapi tidak diambil. Saat ditemukan uangnya masih ada dan sempat dijadikan barang bukti oleh polisi," kata Rohman Hidayat saat dihubungi pada Jumat (27/8/2021).

Untuk urusan hubungan sosial terutama asmara, temuan polisi juga bisa jadi mematahkan motif itu. Saat ditemukan, Amalia Mustika Ratu ditemukan tidak memakai baju.

"Ya, kondisinya pada saat di tempat kejadian perkara (TKP) itu memang tanpa busana, tapi dalam keadaan tertutup," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago saat dihubungi via ponselnya, Rabu (25/8/2021).

Meski ditemukan tidak memakai baju, tapi justru tidak ada pemerkosaan.

"Kemudian kita juga melakukan pengecekan apakan terjadi persetubuhan atau tidak selaput dara masih utuh, jadi tidak ada indikasi persetubuhan disana," ujar Kapolres Subang, AKBP Sumarni di Subang, Kamis (19/8/2021).

Kriminolog Unpad Yesmil Anwar menduga bahwa kasus pembunuhan Tuti (55) dan putrinya, Amalia Mustika Ratu (24) di Subang diduga karena motif kekuasaan.

Pernyataan itu pun mengerucut pada konflik yayasan yang dimiliki Yosef dan Tuti.

Diwartakan sebelumnya, terkuak ternyata istri muda Yosef, Mimin diduga memiliki konflik dengan Amalia, anak Yosef terkait jabatan.

Amalia Mustika Ratu adalah bendahara Yayasan Bina Prestasi yang mengelola SMK swasta di Kabupaten Subang.

Sebelumnya, posisi tersebut dipegang oleh istri muda Yosef, yang bernama Mimin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved