Sabtu, 2 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kesehatan

Segera Kenali Gejala Serangan Jantung, Penyakit Itu pun Penyebab Ebenz Gitaris Burgerkill Meninggal

Anggi Pratiwi pun tidak menyangka akan kepergian Ebenz Burger Kill yang begitu tiba-tiba. 

Tayang:
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Instagram/@ebenbkhc
Ebenz gitaris Burgerkil, berduka kareana layah dan ibu mertuanya meninggal dunia kemarin pagi. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gitaris band metal asal Bandung, Burger Kill, Aris Tanto alias Ebenz meninggal dunia di usia 46 tahun dan disebut kena serangan jantung pada Jumat (8/9/2021). 

Adapun Ebenz meninggal diperkirakan karena serangan jantung yang pingsan ketika sedang tapping acara musik.  Sang istri dari Ebenz Burger Kill, Anggi Pratiwi sesekali dikunjungi kerabatnya yang datang mengucapkan bela sungkawa atas kepergian sang suami. 

Anggi Pratiwi pun tidak menyangka akan kepergian Ebenz Burger Kill yang begitu tiba-tiba. 

"Waktu pagi masih sehat, dan ada syuting virtual. Saya dapat kabar di panggung pingsan. Kemungkinan jantung, tapi belum tahu detailnya gimana," ujar Anggi saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/9/2021). 

Anggi mengatakan, Ebenz tidak memiliki riwayat penyakit jantung karena selama ini Eben juga tidak mau memeriksakan badannya. 

"Selama ini fisik mah sehat, badan juga sehat," ujarnya. 

Baca juga: Cerita Addy Gembel Bersahabat 20 Tahun dengan Eben Burger Kill, Kini Susul Ivan Scumbag sang Vokalis

Eben memang tidak memberikan pertanda atau pesan khusus untuk Anggi sebelum meninggal. '

"2 hari yang lalu dia bilang apapun itu pasti Tuhan punya rencana yang baik, itu pesan dia," ujarnya. 

Serangan Jantung Mendadak

Serangan jantung mendadak sendiri disebabkan suplai darah ke jantung yang tiba-tiba terganggu.

Suplai darah yang terganggu ini biasanya tidak terjadi begitu saja.

Jumlah darah ke jantung akan berkurang ketika satu atau lebih arteri koroner tersumbat. Penyumbatan ini terjadi karena penumpukan berbagai zat (plak), seperti kolesterol.

Kondisi ini kerap disebut dengan penyakit jantung koroner (PJK). Serangan jantung akan terjadi ketika plak tersebut pecah dan menyebabkan gumpalan darah di lokasi pecahnya plak.
Gumpalan ini kemudian memblokir suplai darah ke jantung dan memicu serangan jantung. Tapi ini bukan satu-satunya penyebab serangan jantung mendadak.

Faktor Gaya Hidup

Gaya hidup juga dikaitkan dengan serangan jantung pada orang berusia di bawah 40 tahun. Kebiasaan konsumsi alkohol, rokok, hingga obat-obatan terlarang (terutama kokain) dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Selain itu, kebiasaan memilih makanan juga menjadi penyebab paling sering serangan jantung.

Dirangkum dari Cleveland Clinic, pilihan makanan olahan dan ultra-proses atau yang diproses lebih dari satu kali menjadi salah satu pemicu serangan jantung. Tak hanya itu, pola perilaku kurang gerak juga bisa menjadi pemicu utama penyakit ini.

Penyakit lain yang menyertai

Serangan jantung sering dipicu oleh penyakit lain. Merangkum dari Mayo Clinic, beberapa penyakit yang perlu diwaspadai dapat memicu serangan jantung misalnya tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes tipe 2, obesitas, hingga penyakit autoimun.

Penyakit-penyakit ini dapat memicu penumpukan zat tertentu dalam arteri koroner. Jika sudah begitu, risiko serangan jantung pun akan semakin besar.

Hipoksia

Salah satu penyebab lain adalah hipoksia atau kekurangan oksigen dalam darah. Ketika kadar oksigen dalam darah berkurang akibat keracunan karbon monoksida atau berkurangnya fungsi paru-paru, maka jantung akan menerima darah yang tidak teroksigenasi.

Hal ini mengakibatkan otot-otot jantung rusak. Sama seperti kekurangan suplai darah, hal ini akan memicu serangan jantung

Sebagian dari artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyebab Serangan Jantung Mendadak di Usia Muda", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved