Breaking News:

Warga Bandung Barat Ini Tak Bisa Tidur 7 Tahun, Sudah Menjalani CT Scan, Ternyata Begini Hasilnya

ibunya bakal kembali menjalani CT Scan lagi untuk melihat gangguan yang terdapat pada bagian leher karena ada keluhan lain

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar
Cucu saat berbaring lemah karena tak bisa tidur selama 7 tahun 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Cucu (45), warga Kampung Warung Jati, RT 02/10, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tidak bisa tidur selama 7 tahun sudah melanjutkan perawatan agar bisa sembuh.

Fani Fadilah (20), anak kedua Cucu mengatakan, ibunya itu sudah melakukan CT Scan untuk melihat apa yang terjadi pada bagian kepalanya di Rumah Sakit Santosa, Kota Bandung.

"Kemarin baru keluar hasil CT Scan, Alhamdulillah kata Dokter kondisinya normal, tidak ada apa-apa," ujarnya saat dihubungi, Jumat (3/9/2021).

Kendati demikian, kata Fani, ibunya bakal kembali menjalani CT Scan lagi untuk melihat gangguan yang terdapat pada bagian leher karena ada keluhan lain di bagian tersebut.

"Jadi di bagian leher katanya ada yang ngeganjel gitu. Sudah diagendakan untuk CT Scan ulang, cuma belum tahu tanggal berapa jadwalnya," kata Fani.

Baca juga: Ibu di Bandung Barat Tak Bisa Tidur Selama 7 Tahun, Obat Bius Pun Tak Mempan, Ini Kata Sang Anak

Baca juga: Kasihan, Wanita di Bandung Barat Tak Bisa Tidur Selama 7 Tahun, Tangan dan Kakinya Terus Bergerak

Sebelumnya, saat ditanya faktor lain yang mungkin menyebabkan dia tidak bisa tidur, Cucu mengatakan, sempat jatuh dan kepalanya terbentur. 

Namun, kejadian tersebut juga belum bisa dipastikan menjadi salah satu penyebabnya, apalagi kejadiannya sudah sangat lama.

"Memang dulu sempat jatuh di bagian kepala, tapi sudah lama. Pokoknya waktu anak kedua saya masih kecil, saya juga lupa tahun berapa. Tapi pas jatuh itu ya normal aja setelahnya," ucap Cucu.

Baca juga: Kisah Mistis Cucu Hilang 6 Hari di Gunung Pangparang, Ternyata Diajak Manusia Setengah Harimau

Sejak tujuh bulan terakhir, kata Cucu, kondisi badannya semakin tak karuan, sehingga Cucu pun hanya bisa berbaring lemas di kasur karena untuk sekedar jalan pun sudah tidak normal seperti biasanya.

Cucu kini terpaksa tinggal bersama anak pertamanya di Kampung Pasirhalang, RT 02/14, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, KBB agar dia bisa dirawat oleh kedua anaknya disaat suaminya bekerja.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved