Breaking News:

Komentar Vaksinasi Bikin Rakyat Sengsara & Sandiwara Pejabat, Pemuda Indramayu Diciduk, Ini Motifnya

Penangkapan pemuda asal Indramayu tersebut diketahui menyebarkan berita hoax bernada sinis dan provokator soal ajakan vaksinasi di media sosial.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
RI (25) saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu. Foto istimewa 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Polres Indramayu menangkap seorang pemuda berinisial RI (25) warga Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Penangkapan ini lantaran, pemuda tersebut diketahui menyebarkan berita hoax bernada sinis dan provokator soal ajakan vaksinasi di media sosial.

Ia pun dijemput paksa polisi ke rumah kosnya di Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca juga: Pemuda Ini Kaget Dijemput Paksa Polisi di Kosannya di Bekasi, Gara-gara Komentar Hoax Soal Vaksin

RI (25) saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu. Foto istimewa
RI (25) saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu. Foto istimewa (Istimewa)

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, dalam komentarnya melalui akun instagram @ravie_isnandar, pelaku ini berkomentar vaksinasi hanya bikin rakyat sengsara karena sandiwara para petinggi negara.

"VAKSIN APA? KEMENTRIAN KESEHATAN AJA TIDAK MEWAJIBKAN VAKSIN ? VAKSIN GA GUNA BIKIN RAKYAT SENGSARA KARENA SANDIWARA PARA PETINGGI NEGARA," tulis akun @ravie_isnandar yang mengomentari postingan akun @indramayuterkini.

AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, sesampainya di Mapolres Indramayu, pelaku langsung dimintai keterangan soal postingannya tersebut.

Kepada polisi, RI mengaku, tujuannya membuat komentar tersebut karena meras kecewa terhadap pemerintah yang menerapkan PPKM.

Pasalnya, karena PPKM, pemuda tersebut tidak bisa beraktivitas bebas sehari-hari.

"Atas perbuatannya, terlapor disangkakan Pasal 14 ayat (1) dan atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," ujar dia.

Baca juga: Ada Bercak Darah di Baju Sosok Mr X Diduga Pembunuh Ibu dan Anak di Subang, Hadir di Prarekonstruksi

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved