Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Virus Marburg Mulai Menghantui Dunia, Gejalanya Ada Demam dan Diare

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan soal bahaya adanya virus Marburg.

Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

TRIBUNCIREBON.COM - Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) mengeluarkan peringatan soal bahaya adanya virus Marburg.

//

Adapun virus saingan corona tersebut disebut menular dan berbahaya  dan telah terdeteksi di Gueckedou, Guinea, Afrika bagian Barat.

Diberitakan Reuters, 10 Agustus 2021, menurut WHO, kasus virus Marburg ini merupakan yang pertama di Afrika Barat.

Otoritas kesehatan di Guinea sedang memantau 155 orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan kasus terkonfirmasi penyakit virus Marburg.

Demam berdarah yang sangat menular mirip dengan Ebola.

Kepala WHO di Guinea, Georges Ki-Zerbo, mengatakan, Marburg telah menyebar pada hewan, terutama kelelawar, di Guinea selatan, serta Sierra Leone dan Liberia.

Apa sebenarnya virus Marburg?

Melansir Kompas Health, virus ini bisa menyebabkan gejala seperti demam berdarah.

Dikutip dari laman resmi WHO, virus Marburg berasal dari famili yang sama dengan virus Ebola.

Risiko kematian akibat virus ini berkisar antara 24 persen sampai 88 persen.

Virus ini diduga pertama kali menyebabkan wabah di tahun 1967 di Marburg dan Frankfurt di Jerman, dan di Beograd, Serbia.

Wabah ini terkait dengan pekerjaan laboratorium menggunakan monyet hijau Afrika (Cercopithecus aethiops) yang diimpor dari Uganda.

Penularan virus Marburg ke manusia bisa terjadi karena kontak yang terlalu lama dengan tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved