Heboh, Pedagang Sayur Keliling di Kuningan Mati Mendadak di Teras Rumah, Petugas Evakuasi Pakai APD
Tukang sayur bernama Sukasa (40) yang sedang berjualan itu mati mendadak di teras rumah warga, Desa Singkup, Kecamatan Japara, Kuningan
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kematian pedagang sayur keliling di Kuningan membuat heboh warga.
Tukang sayur yang kemudian diketahui bernama Sukasa (40) yang sedang berjualan itu mati mendadak di teras rumah warga, Desa Singkup, Kecamatan Japara, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (4/8/2021).
Apalagi sesuai dengan foto yang beredar, pedagang sayur keliling itu dievakuasi oleh petugas Puskesmas yang menggunakan baju hazmat atau APD lengkap pencegahan Covid-19.
Baca juga: Saat Bingung Jualan Sandalnya Tak Laku, Apang Kaget Didekati Kajari Sukabumi, Lalu Keduanya Bahagia
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya membenarkan adanya kematian yang menimpa salah seorang pedagang sayur keliling.
"Hasil keterangan sejumlah saksi, korban sebelumnya merasa tidak enak badan dan minta di kerok oleh salah seorang warga di lokasi kejadian," kata Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya, Rabu (4/8/2021).
Tindakan sebelumnya, kata Danu bahwa hasil identifikasi anggota kepolisian tim Inafis bahwa korban diketahui pedagang sayur itu bernama Sukasa (40) merupakan warga Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
"Hasil pemeriksaan jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Sukasa yang menyebabkan dia meninggal dunia. Adapun saat pemeriksaan juga menurunkan tim medis dari Puskesmas dengan seragam lengkap alat pelindung diri atau Hazmat," katanya.
Setelah itu, kata Danu mengungkap untuk jasd korban dibawa ke Kamar Mayat RSUD '45 Kuningan. Hal itu seraya melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban.
"Kini korban sudah diserahkan kepada keluarga dan dari keterangan keluarga menyatakan, bahwa korban punya riwayat sakit maag akut dan itu bisa menjadi sugaa5 akibat meninggalnya pedagang sayuran tersebut," kata Danu seraya menambahkan bahwa pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. (*)
Baca juga: FAKTA Unik Wafatnya Abah Sarji, Sulit Mati Karena Punya Ilmu Batara Karang hingga Muncul Monyet Liar
Baca juga: Pembagian Bansos Beras 10 Kg di Majalengka Timbulkan Kerumunan, Sekdes Akui dan Ungkap Alasannya