Breaking News:

Soal Pemotongan Gaji ASN Majalengka Oleh Bupati, Begini Pandangan Ketua DPRD Edy Anas Djunaedi

Ketua DPRD Majalengka, Edy Anas Djunaedi, ingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Bupati sebelum wacana itu benar-benar direalisasikan

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ketua DPRD Majalengka, Edy Anas Djunaedi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Ketua DPRD Majalengka, Edy Anas Djunaedi merespons positif wacana Bupati Karna Sobahi soal wacana pemotongan gaji para ASN untuk baksos Covid-19

Namun, Edy mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Bupati sebelum wacana itu benar-benar direalisasikan.

Edy menegaskan, di lingkungan ASN, terdapat beberapa kategori yang hubungannya berkaitan dengan besaran gaji yang akan didapat.

Baca juga: Soal Rencana Pemotongan Gaji ASN di Majalengka, Pengamat: Harus Kepala Daerah yang Beri Contoh

Baca juga: Bupati Majalengka Akan Sumbangkan Seluruh Gajinya Selama 3 Bulan untuk Bantu Penanganan Covid-19

Tidak jarang sebagian ASN untuk kategori tertentu hanya mendapatkan gaji yang relatif kecil. 

“Kalau dari sisi sosial, bagus, tapi harus ikhlas. Harus diperhitungkan juga, (gaji) satu ASN dengan ASN lainnya beda,” ujar Edy saat ditemui di ruangannya, Jumat (30/7/2021).

Mengingat adanya kategori, Edy mengusulkan, agar rencana pemotongan gaji itu dikhususkan untuk mereka yang dinilai memiliki ‘posisi.’

Pasalnya, gaji yang mereka terima relatif lebih mencukupi.

“Kalau untuk jabatan, mungkin dari mulai Kasubag untuk lingkungan kerja di kecamatan, atau kasi untuk di dinas ke atas,  bisalah. Kalau dari golongan, Eselon 4B ke atas lah. Yang penting ada kesepakatan,” ucapnya.

Pentingnya kesepakatan, jelas dia, mengingat selama ini gaji para ASN juga sudah dipotong tiap bulannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved